Kakanwil : Kerukunan Tidak Lepas Dari Peran Tokoh Agama

Kamis, 13 Juli 2017 | 23:15       Dibaca 143 kali

Pembukaan Rapat Koordinasi Kerukunan Umat Beragama Se-Kaltim di Hotel Grand Tjokro Balikpapan

Balikpapan (Inmas-Kwl) – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Saifi membuka Rapat Koordinasi Kerukunan Umat Beragama Se Kalimantan Timur di Hotel Grand Tjokro Balikpapan (13/7).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama Republik Indonesia Feri Meldi dengan peserta pejabat pada Kanwil Kemenag Kaltim, Kasubag Tata Usaha Kemenag Kabupaten/Kota serta pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Dalam sambutannya Kakanwil menyatakan kita semua patut bersyukur bahwa secara umum situasi dan kondisi Kalimantan Timur hingga hari ini dalam keadaan aman dan kondusif.

Suasana aman dan kondusif itu, tentu saja tidak terlepas dari peranan para pemuka dan tokoh agama, tokoh masyarakat, para pejabat pemerintah mulai dari pusat dan daerah serta peran aktif seluruh lapisan masyarakat, sambungnya.

Kakanwil meminta agar situasi dan kondisi yang kondusif ini, harus menjadi komitmen kita semua, untuk mempertahankannya.

Pemuka dan tokoh agama memiliki peran dan menjadi panutan serta teladan bagi setiap umatnya, diharapkan Kakanwil para pemuka dan tokoh agama ini mampu membina umatnya masing-masing, dengan lebih mengedepankan ajaran-ajaran tentang kerukunan, kesejukan dan kedamaian.

Menurut Kakanwil ada empat aspek ajaran yang perlu ditekankan kepada umat. Pertama, agama diturunkan bukan untuk kekerasan tetapi untuk menciptakan kelembutan dan kedamaian.

Kedua, agama diturunkan untuk memberikan rahmat bagi sekalian alam, bukan untuk membuat kerusakan.

Ketiga, agama diturunkan untuk mematuhi dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai lambang kesalehan bagi pemeluknya.

Keempat, agama sangat menghindari ajaran-ajaran yang eksklusif yang lebih mengedepankan perbedaan dari pada persamaan, sepanjang tidak mengganggu aqidah dan keyakinan.

Kakanwil menaruh harapan besar kepada peserta rakor seraya mengajak untuk bersama-sama memperkuat dasar-dasar kerukunan baik antar umat seagama, antar umat berbeda agama  maupun antar seluruh umat beragama dengan pemerintah dalam kita mengembangkan dan menanamkan semangat nasionalisme.

Membangun harmoni sosial dan pesatuan masyarakat dalam bentuk upaya mendorong umat beragama untuk hidup rukun dalam bingkai kebersamaan dan toleransi.

Serta mengajak untuk dapat menumbuh kembangkan kesadaran bahwa perbedaan dan keragaman adalah suatu kenyataan dalam kehidupan bermasyarakat, hal ini dapat dijadikan mutiara hidup yang dapat memperindah fenomena kehidupan beragama masyarakat.

Kegiatan yang dilaksanakan tiga hari ini akan menghadirkan narasumber Kepala Pusat KUB Kemenag RI, Kapolda Kalimantan Timur, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Kaltim dan Ketua FKUB Kalimantan Timur. (rd)


Baca Juga

Kamis, 13 Juli 2017 | 23:15

Kakankemenag Buka Dialog Umat Beragama


Berita Terpopuler