Silaturahmi MUI Samarinda dengan MUI Jakarta Selatan

Senin, 17 Juli 2017 | 06:52       Dibaca 82 kali


SAMARINDA (lnmas-Kemenag) -- Silaturahmi Walikota Samarinda H. Syaharie Jaang dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Samarinda bersama MUI Kota Administrasi Jakarta Selatan dilaksanakan (21/7) di Aula Rumah Jabatan Walikota Jl. S Parman Samarinda.

Turut hadir dalam acara tersebut adalah Walikota Samarinda H. Syaharie Jaang, Ketua MUI Samarinda KH. M. Zaini Naim beserta jajarannya, Ketua MUI Jakarta Selatan yang dipimpin KH. A. Nawawi Hakam, LC beserta rombongan dengan jumlah 40 orang, Kepala Kementrian Agama Kota Samarinda H. Masdar Amin, Kapolres Samarinda, Dandim 091/ASN, Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait serta seluruh undangan lainnya.

Menurut Walikota Samarinda H. Syaharie Jaang yang tidak kalah pentingnya adalah silaturahmi antara MUI Jakarta Selatan dengan MUI Samarinda merupakan program yang sangat baik dan positif. Harapannya dari silaturahmi ini juga sebagai informasi kepada MUI Jakarta Selatan bahwa di Samarinda itu sangat kondusif baik kerukunan umat beragama ataupun antar suku karena kita ketahui di Samarinda adalah Indonesia mini karena segala agama dan budaya ada. Dan Samarinda terbuka untuk tamu siapa saja karena tamu kunjungan dengan rombongan cukup besar seperti ini juga sangat positif bisa ikut menyumbangkan berapa persen dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak hotel dan lainnya.

“Silaturahmi ini sebagai media informasi karena masih banyak image diluar bahwa Kalimantan itu masih hutan dan tidak aman oleh sebab itu saya tegaskan sekali lagi bahwa Samarinda sebagai Ibu Kota Kaltim sangat kondusif juga aman. Silaturahmi multi etnis baik Forum kerukunan Umat Beragama (FKUB) antar suku dan lainnya bisa terjalin sangat baik,” jelas Jaang.

Ketua MUI Samarinda KH. M. Zaini Naim menambahkan Silaturahmi ini sangat penting terutama bisa saling menimba ilmu dari antar daerah yang berbeda. Seperti yang sudah dilakukan di Jakarta Selatan bahwa Masjid Besar dengan pemasukan kotak amal dan infaq yang sangat besar bisa mensubsidi masjid dengan pemasukan kotak amal dan infaq yang sedikit. Hal ini diharapkan agar keberadaaan Masjid sebagai tempat beribadah supaya lebih merata lagi baik pembangunannya atau fasilitasnya. Di Samarinda hal tersebut belum ada ini dan dirasa sangat baik programnya.

Agenda MUI Jakarta Selatan beserta rombongan selama di Samarinda selain bersilaturahmi dengan Walikota Samarinda, MUI Samarinda serta tokoh Agama lainnya juga mengunjungi Islamic Center, Masjid Shiratal Mustaqiem yang merupakan juga Masjid tertua serta menjadi cagar Budaya peninggalan Sejarah Samarinda. “Saya baru pertama kali datang ke Samarinda tapi sudah sangat terkesan dan bisa juga sebagai kota percontohan terutama kerukunan umat beragamanya yang sangat luar biasa terlebih lagi Walikota Samarinda H. Syaharie Jaang sangat berperan aktif dalam hal ini. Seperti yang telah Beliau sampaikan akan menyiapkaan lahan sekitar 6 hektar untuk dibangun Masjid, Gereja, Wihara, Pura dan lainnya sebagai tempat beribadah dalam satu lokasi yang ditujukan untuk saling bertoleransi sesama umat manusia di muka bumi ini, patut mendapatkan apresiasi yang luar biasa. "Yang menjadikan rasa aman dan damai serta bisa menjaga keutuhan NKRI bisa terwujud,” pungkas Ketua MUI Jakarta Selatan yang dipimpin KH. A. Nawawi Hakam, LC (H@N)


Baca Juga

Berita Terpopuler