Dinkes Perjelas Penyakit Meningitis Di Hadapan Jamaah Haji

Senin, 17 Juli 2017 | 09:54       Dibaca 52 kali

dr.Waluyo saat memberi penjelasan mengenahi penyakit meningitis pada jamaah haji Kubar 1438 H

Kutai Barat(Inmas) - Dinas kesehatan kabupaten Kutai Barat dr.Waluyo perjelas arti meningitis kepada jamaah haji Kutai Barat 1438 H. Menurut beliau penyakit ini merupakan jenis penyakit radang selaput otak yang  rentan sekali menular. Penjelasan ini beliau ungkapan saat menjadi pemateri di masjid Al muttaqin Islamic Center Kubar minggu kemarin.

Vaksin meningitis di berikan paling tidak  sepuluh hari menuju keberangkatkan. Mengapa demikian, karena kurang dari waktu tersebut kerja vaksin di dalam tubuh belum bisa maksimal, terang dokter yang bertugas di Puskesmas Melak ini.

Penularan penyakit meningitis  melalui media udara,bisa melalui batuk ataupun bersin dari si penderita. Saat di tanah suci jutaan jamaah dari berbagai negara akan berkumpul pada tempat yang sama. Jenis penyakit ini endemik di temukan pada negara di afrika tengah.

Ciri penderita terkena penyakit ini mulai dari demam, mual,muntah kejang, lebih parahnya lagi diikuti dengan penurunan kesadaran. Apabila hal ini terjadi penderita bisa terkena cacat otak.

Dr.Waluyo menambahkan, bagi jamaah yang telah mendapatkan vaksin meningitis waktu berumroh sebelumnya, dengan menunjukkan sertifikat kepada petugas kesehatan, mereka diperkenankan tidak mendapatkan vaksin meningitis saat ini. masa bekerja vaksin ini sekitar dua tahun setelah di berikan pada pasien.

Pemberikan vaksin menginitis sudah menjadi wajib dan ditetapkan pemerintah Arab Saudi bagi  orang yang akan memasuki wilayahnya. Orang yang telah mendapatkan vaksin ini akan memperoleh sertifikat resmi dan di bubuhi stempel dari KKP.

Di ujung pemberangkatan menuju tanah suci, di embarkkasi Balikpapan akan dilakukan cek ulang kesehatan. Bagi jamaah yang terdeteksi memiliki penyakit yang serius keberangkatan bisa di tunda lebih parah lagi bisa di batalkan. Hal tersebut semata-mata di lakukan demi alasan kesehatan jamaah, tegas dr.Waluyo. (ed)


Baca Juga

Senin, 17 Juli 2017 | 09:54

Rakoor MGMP PAI SMP, Kasi Pakis beri Arahan


Senin, 17 Juli 2017 | 09:54

KUA Kaliorang Hadiri Idul Yatama


Berita Terpopuler

Senin, 02 Oktober 2017 | 15:13

Persiapan Tim Bola Voli Kankemenag Paser