Kemenag Paser Hadiri Rakor Pemutahiran Daftar Pemilih

Kamis, 12 Oktober 2017 | 07:22       Dibaca 69 kali


Paser (Inmas) - Kepala Kantor Kemenag Paser yang diwakili Kasubbag TU H. Nasruddin menghadiri Kegiatan Rapat koordinasi terkait pemutakhiran Daftar Pemilih Berkelanjutan tahun 2017 di Ruang Kuliah Umum Politeknik Negeri Paser (Eks.Bappeda), Rabu (11/10).

Dalam rakor tersebut dipimpin langsung oleh ketua KPU Paser Eka Yusda Indrawan, S.Pi didampingi anggota KPU M. Makbul dan Ammamah Fara Santi, S.Pt., adapun peserta yang hadir pada rapat tersebut para Camat, Dukcapil, Kepolisian, Kodim 0904/Tng, Rutan tanah Grogot, Kesbangpol, Panwas dan beberapa Parpol.

“Kegiatan rapat bertujuan untuk memperoleh data pemilih yang baik jadi perlu koordinasi dan komunikasi dengan steakholders yang  terkait sebelum pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur kaltim tahun 2018 serta Pemilihan umum secara serentak pada tahun 2019, ucap Eka.

Karena sekarang ini timbul beberapa permasalahan terkait dengan data pemilih diantaranya, adanya pemilih yang meninggal dunia, pemilih ganda dan pemilih yang tidak memiliki identitas lengkap seperti KK dan NIK. Kemudian terdapat perbedaan mengenai domisili pemilih,”tambah Ketua KPU.

Pada kesempatan itu pula disampaikan oleh anggota KPU Paser Ammamah mengatakan KPU Paser membuka perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Tahun 2018 pada 15 Oktober s.d. 21 Oktober 2017

Dijelaskannya, untuk persyaratan dalam rekrutmen kali ini, ada perubahan signifikan pada syarat minimal usia. Jika sebelumnya batas minimal 25 tahun saat mendaftar, kini cukup berusia berusia 17 Tahun dan sudah memiliki E-KTP sudah bisa mendaftar sebagai PPK atau PPS. "Kami harap banyak masyarakat yang berminat untuk yang mendaftar, terlebih batas usia PPK dan PPS minimal hanya 17 tahun, jadi silahkan datang ke Kantor KPU Paser,”jelasnya.

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala kemenag Paser H. Mohlis,S.Ag,MM saat dihubungi humas kemenag paser mengatakan siap membantu KPU untuk mensosialisasikan bagi pemilih pemula (siswa MA yang telah berusia 17 tahun.red) agar segera melakukan perekaman E-KTP sebelum Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur kaltim tahun 2018 yang akan datang serta Pemilihan umum secara serentak pada tahun 2019.

“Pemilu merupakan sarana bagi rakyat untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya, dan saya berharap  mudah-mudahan anak didik kita di Madrasah Aliyah (MA) yang telah berusia 17 Tahun dan telah memiliki E-KTP dapat menjadi pemilih pemula yang cerdas dan punya integritas pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur 2018 dan pada pemilihan umum secara serentak tahun 2019 nanti," harapnya. (i)