Kemenag PPU Gelar Pemutakhiran Data EMIS Ponpes Berbasis Online

Rabu, 08 November 2017 | 13:39       Dibaca 168 kali


Penajam Paser Utara (Inmas) - Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara melalui Seksi PAKIS menggelar kegiatan Pemutakhiran Data Education Management Information System (EMIS) Berbasis Online Lembaga Pendidikan Islam Semester Ganjil TA 2017/2018 di Aula Kankemenag, Selasa (07/11/17).

Kasi Pakis Dra.Hj. Jumaisyah katakan dalam era teknologi informasi saat ini tidak dapat dipungkiri bahwa data dan informasi memiliki peran penting dalam menunjang tercapainya tujuan dari suatu institusi. Peran ini dapat diibaratkan sama halnya fungsi data yang vital dalam menjaga metabolisme tubuh manusia.

Jika institusi kurang mendapatkan data yang berkualitas maka dalam waktu tertentu akan kesulitan mengontrol SDM. Sehingga keputusan strategis yang akan diambil akan terganggu yang akhirnya mengakibatkan ketidakberhasilan hasil yang ingin dicapai. Informasi data yang akurat dan tepat waktu akan menjadi kunci keberhasilan, demikian disampaikan Kasi Pakis saat melaporkan kegiatan pemutakhiran data EMIS.

Data yang dimaksud seperti data santri, data tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, data sarana dan prasarana, keuangan dan sebagainya. Data tersebut diperlukan untuk pengambilan kebijakan perencanaan dan penyusunan anggaran pendidikan di Kemenag.

Tambah Hj. Jumaisyah ditemukan kendala terkait penyajian data, ini dikarenakan letak geografis lembaga keagamaan dengan berbagai jenisnya. Namun dengan semangat kerja EMIS mengupayakan untuk berusaha menyediakan data yang akurat dan update.

Tujuan dilaksanakan pemutakhiran data sebagai bentuk silaturrahim antara Kemenag, Ponpes, Madin, dan BKPRMI. Untuk menyediakan data yang akurat yang dibutuhkan dalam perumusan kebijakan. Mendukung pimpinan dengan data terbaru yang diperlukan didalam merumuskan perencanaan dan pengambilan keputusan.

Selain itu bertujuan untuk memperkuat Kementerian Agama didalam memenuhi permintaan data dan informaasi. Terkahir bertujuan sebagai bahan evaluasi penetapan nomor statistik lembaga dan ketersediaan data lembaga di Kemenag PPU serta terlaksananya update EMIS.

Sementara Kakan Kemenag Drs. H. Maslekhan dalam arahan berharap kegiatan ini bisa menghasilkan manfaat bagi lembaga Ponpes. Ponpes ucap Kakankemenag merupakan suatu lembaga yang mengajarkan tentang keikhlasan. Mempunyai peranan penting membentuk karakter anak bangsa.

Kementerian Agama tambah Kakan Kemenag pada dasarnya ingin membantu semua Ponpes di Indonesia. Kemampuan negara yang sangat terbatas terhadap bantuan kepada Ponpes, karenanya Ponpes diharapkan dapat memahami ini. Menurut Kepala Kemenag hal tersebut sangat perlu disampaikan agar dapat mengetahui kondisi tersebut.

Data Emis ini dijadikan pusat pendataan pendidikan islam. Dengan adanya data EMIS maka akan sangat strategis sebagai penunjang proses perencanaan dan pengambilan kebijakan program Pendidikan Islam pada Kementerian Agama.

EMIS merupakan jawaban dari kebutuhan informasi serta data lembaga-lembaga pendidikan islam dan lembaga-lembaga lainnya dibawah Ditjen Pendidikan Islam.

Dengan adanya data ini diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas, tepat dan akurat serta dapat memberikan dan meyakinkan para pengambil kebijakan. Untuk itu kepala Kemenag meminta data yang disajikan harus benar dan valid, meski ini menjadi pekerjaan tambahan bagi pimpinan ponpes.

"Jadi data harus disampaikan sesuai kondisinya, sehingga diketahui mana yang rusak ringan, sedang dan berat, dengan laporan data ini berharap ada jawaban atau hasil dari pengambil kebijakan," jelas Kepala kantor.

Keperluan data aplikasi ini adalah untuk mengetahui jumlah lembaga beserta hal hal yang terkait dengan lembaga tersebut. Selain Keperluan untuk menentukan kebijakan setelah diketahui tentang peta keadaan lembaga, selain itu dipergunakan sebagai data pengajuan anggaran.

Hadir sebagai pemateri pemutakhiran data EMIS Kabid Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Kaltim Drs. H.Samudi bersama operator EMIS Khairudin. Sebanyak 24 peserta se Kab. PPU mengikuti kegiatan yang digelar selama sehari.

Proses dari entry aplikasi adalah dengan cara lembaga mengisi secara lengkap dan benar, kenapa harus lengkap dan benar? Untuk diketahui bahwa aplikasi ini hanya bisa menerima data secara benar dan lengkap sesuai dengan aplikasi.

Diakhir acara dilakukan penyerahan nomor statistik lembaga kepada Ponpes Hidayatullah oleh Kabid Pakis Kanwil Kemenag Kaltim. (basz)