Kakanwil Bina Penyuluh Agama Islam Samarinda

Selasa, 14 November 2017 | 15:25       Dibaca 19 kali


Samarinda (inmas – kwl). “Seorang penyuluh harus memiliki kapasitas, kapabilitas dan integritas dan sanggup dalam menjalankan tugasnya dengan mumpuni” kata Kakanwil kementerian Agama Provinsi Kaltim pada acara Rapat Kordinasi dan Pembinaan Penyulu Agama Islam se Kota Samarinda.

Kakanwil menambahkan, hal itu dalam rangka mengangkat harkat dan martabat Kementerian Agama di tengah-tengah masyarakat.

Termasuk bagian daripada mengangkat harkat dan martabat Penyuluh Agama Islam yaitu melalui kegiatan Menteri Agama Menyapa Penyuluh.

Penyuluh agama juga diminta, tetap pada posisi garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan spritual dan permasalahan umat. Untuk menjawab permasalahan keagamaan seperti munculnya aliran sempalan, penistaan dan penodaan agama, konflik antar dan intern ummat beragama.

Kemudian adanya infiltrasi budaya luar dan akulturasi budaya primitif yang sangat bertentangan dengan nilai-nilai kebenaran ajaran Islam, diminta kakanwil untuk menjadi perhatian penyuluh.

Segala tuntutan tersebut, harus dijawab oleh seorang penyuluh yang peka terhadap persoalan di masyarakat. Penyuluh yang selalu mengembangkan diri kemampuan indvidunya, baik pengetahuan maupun keterampilannya,” jelas kakanwil.

Disamping itu, Penyuluh Agama juga diharuskan bermutu dan berkualitas dalam pembinaan umat, dan mempunyai kemampuan dalam menejerial dan pengelolaan yang lebih baik dan rapi.

Adapun jumlah peserta adalah 58. “Mereka adalah Penyuluh Agama Islam PNS sebanyak 5 orang dan Non PNS berjumlah 53 orang,” kata Bapak Masdar Amin, Kepala Kemenag Kota Samarinda saat memberikan laporan. (sim).