Kakan Kemenag Terima Kunjungan Peserta MQK Tingkat Nasional

Rabu, 15 November 2017 | 06:54       Dibaca 42 kali


Paser (Inmas) – Prestasi yang membanggakan kembali di ukir santriwan dan santriwati pondok pesantren asal Kabupaten Paser yang telah di nyatakan lulus tahap seleksi  Musabaqah Qira’atil Qutub (MQK) tingkat Provinsi Kalimantan Timur tahun 2017. Dari tahap seleksi tersebut di dapatkan 4 orang santri yang mana 3 santri berasal dari Ponpes Al Ihsan yakni Hakim Maulana, Sari Mahrani, Mida Dewi dan 1 santri yang berasal dari Ponpes Babussalam yakni Syihan Mahrani. Mereka nantinya akan di persiapkan untuk mengikuti MQK Tingkat Nasional tahun 2017 yang di jadwalkan akan di selenggarakan di Jepara Jawa Tengah.

Berdasarkan hal tersebut  pada Selasa (14/11) H. Mohlis, S.Ag,MM selaku Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paser di dampingi Asmiati, S.Sos selaku staf Pontren dan Pendidikan Diniyah menerima langsung kunjungan silatturahmi rombongan perwakilan santri yang akan mengikuti MQK tingkat Nasional.  Rombongan terdiri dari H.Nashruddin Atha Lc pengasuh Ponpes Babussalam dan di dampingi 2 santri yang salah satunya  Syihan Mahrani, santri yang berhasil lolos seleksi MQK Tingkat Nasional.

Pada kunjungan ini  Nashruddin Atta berterima kasih kepada Kementerian Agama Kabupaten Paser yang selama ini selalu mendukung dan ikut mengawal kegiatan-kegiatan yang ada di pesantren. Beliau juga meminta doa agar perwakilan santri dari Kabupaten Paser bisa mendapatkan hasil yang terbaik di MQK Tingkat Nasional Nanti.

Senada dengan apa yang di utarakan Nashruddin Atta, H. Mohlis juga berharap yang hasil yang terbaik nantinya. Beliau  sangat mengapresiasi dan bangga dengan apa yang di capai oleh santri-santri tersebut. Dengan lolosnya 4 orang santri tersebut menurut beliau mengindikasikan bahwa besarnya potensi yang di miliki murid-murid madrasah yang berada di Kabupaten Paser ini.

Di akhir kunjungan H. Mohlis menyerahkan bantuan dana untuk 4 orang santri yang akan mengikuti MQK tersebut. Sebelum mengikuti MQK Tingkat Nasional terlebih dahulu ke 4 orang santri akan mengikuti pembekalan selama 4 hari dari tanggal 26 sampai 29 November di PSBB MAN 2 Samarinda. Yang kemudian akan di berangkatkan ke Pondok Pesantren Roudlotul Mubtadiin, Balekambang, Jepara, Jawa Tengah yang merupakan tempat berlangsungnya MQK Tingkat Nasional. (s/i)