Wujudkan Pendidikan Karakter Melalui Keteladanan Guru

Sabtu, 25 November 2017 | 18:31       Dibaca 106 kali

Kakan Kemenag Paser H. Mohlis,S.Ag, MM didaulat sebagai Pembina Upacara pada Hari Guru Nasional di MAN IC Paser (sabtu,25/11)

Paser (Inmas) - Untuk ketiga kalinya sebagai wujud rasa syukur kepada Allah swt atas jasa para guru di Republik ini  MAN Insan Cendekia Paser kembali melaksanakan Upacara Hari Guru Nasional, pada hari Sabtu, 25 Nopember 2017 di Halaman Madrasah.

Bertindak sebagai Pembina Upacara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paser, H. Mohlis, S.Ag., MM. Para petugas upacara adalah para Guru dan Tenaga Kependidikan MAN IC Paser antara lain pemimpin upacara Ust. Agus Nur Fuadi, S.Pd(Guru Sosiologi), Pembaca Doa ust. Rusmadi, S.HI.(Kepala Tata Usaha), Pembaca Teks UUD 1945 Ustadzah Susmini, M.Pd (Waka Kesiswaan), sedangkan peserta upacara adalah seluruh siswa MAN IC Paser yang berjumlah 242 siswa.

Dalam sambutannya, sembari membacakan pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (MENDIKBUD) RI Muhadjir Effendy, setelah memuji Allah swt, H. Mohlis menyatakan bahwa guru adalah sosok utama dalam satuan pendidikan yang memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah piker, dan olah raga. Selain itu, guru dan tenaga kependidikan juga harus mampu mengelola kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Momentum Hari Guru Nasional hendaknya kita jadikan sebagai refleksi apakah guru-guru kita sudah professional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya. Di sisi lain, apakah kita sudah cukup memuliakan guru-guru kita yang telah berjuang untuk mendidik dan membentuk karakter kita sehingga menjadi pribadi tangguh dan berhasil. Sebab, tak ada seorangpun yang sukses tanpa melalui sentuhan guru. Jadi apapun kita saat ini, guru-guru kita pasti ikut mewarnai bahkan bisa jadi merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan kita.

Bagi pemerintah, Peringatan Hari Guru juga menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan. Bagaimanapun harus diakui bahwa masih banyak persoalan guru yang belum sepenuhnya teratasi. Oleh sebab itu, kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru lebih kompeten, professional, terlindungi dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat.

Di akhir sambutannya, Mendikbud RI sebagaimana dibacakan H. Mohlis, menyampaikan terima kasih kepada semua Asosiasi Profesi dan Organisasi Guru karena telah menjadi mitra pemerintah dan mitra guru khususnya. Demikian pula kepada organisasi sosial dan sosial keagamaan serta lembaga swadaya masyarakat. Semangat bekerja bersama untuk Indonesia yang lebih baik sungguh terasa ketika kita melihat bagaimana para guru ini menjadi perhatian besar kita semua. Selamat Hari Guru Nasional, semoga Allah swt membimbing langkah-langkah kita mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas melalui guru-guru yang hebat dan mulia.

Rangkaian Upacara Hari Guru Nasional 2017 di MAN IC Paser ditutup dengan pembagian hadiah kepada para siswa yang meraih juara dalam berbagai lomba antara lain lomba Cerdas Cermat Agama, Tahfizhul Quran, Stand-up Comedy, Baca Puisi, dan Nasyid.(ishumasicpaser/i)