Kabid Penmad Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim Kunjungi Lokasi MA DDI

Minggu, 31 Desember 2017 | 22:42       Dibaca 47 kali

Kabid Penmad tiba di lokasi kebakaran MA DDI

Bontang (Inmas)- Menanggapi berita musibah kebakaran yang menimpa Madrasah Aliyah (MA) DDI Bontang, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Penmad) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kaltim H Ridani segera mendatangi lokasi untuk meninjau sekaligus memberikan masukan terkait tindak lanjut yang harus segera dilakukan oleh pihak DDI.

Tiba di lokasi madrasah yang terletak di Jalan Pangeran Antasari Gang Carita 1 Kelurahan Berbas Pantai, Kabid Penmad yang didampingi Kepala Kankemenag Kota Bontang H Sulaiman dan Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis) H Tasnim Muin langsung melihat kondisi terakhir bangunan MA DDI yang sudah habis dilalap si jago merah.

Di Lokasi memang tampak jelas dimana bangunan kayu yang biasa digunakan untuk kegiatan Proses Belajar Mengajar (PBM) siswa MA DDI benar-benar habis hanya menyisakan puing-puing saja. Hal ini tentu saja membuat H Ridani merasa prihatin mengingat musibah tersebut bisa membuat kegiatan PBM siswa bisa terhenti.

Selanjutnya rombongan yang disambut oleh Ketua PD DDI Bontang H Andi Mustari, Kepala MA DDI Jamaluddin dan Kepala MTs DDI H Rais meninjau lokasi posko bantuan yang terbagi menjadi 2 yaitu di halaman MI DDI dan RA DDI. Lokasi terbakarnya MA DDI sendiri memang berdekatan dengan RA, MI dan MTs DDI karena berada dalam satu kompleks pendidikan.

Instruksi awal dari Kabid Penmad adalah segera membuat laporan tertulis yang ditujukan ke Kemenag Bontang dan diteruskan ke Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim. "Segera buat laporan dan tujukan ke Kemenag Bontang dan Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim terkait ijazah alumni yang belum terdistribusi dan pengajuan proposal bangunan baru," Sebutnya.

Bantuan dari para donatur baik pemerintah, pihak swasta, perorangan hingga lembaga tampak terus mengalir ke posko yang sudah dibangun. Bahkan dari Pramuka mengajak beberapa anak korban kebakaran untuk bermain bersama agar trauma dari musibah yang baru dialami bisa segera hilang dan memotivasi mereka untuk terus maju. (scl)