Kemenag Serahkan SK PTT, Terapkan Sistem Simbiosis Mutualisme

Rabu, 10 Januari 2018 | 09:59       Dibaca 438 kali


Penajam Paser Utara (Inmas) - Bertempat di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara, Kepala Kantor Kemenag Kab. Penajam Paser Utara, Drs. H.Maslekhan, menyaksikan penandatanganan sekaligus menyerahkan SK Pegawai Tidak Tetap (PTT) dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara, Selasa (9/1/18).

Kasubbag TU H. Muzakir katakan bahwasanya penandatanganan kembali kontrak kerja PTT sesuai dengan peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2017 disebutkan tenaga honorer wajib melakukan permohonan untuk diperpanjang kembali kontrak kerjanya kepada lembaga/instansi tersebut.

Laporan Kasubbag menyebutkan ada sebanyak 15 orang PTT, mereka sebanyak 10 orang honorer di kantor kemenag dan sisanya honorer di 4 KUA kecamatan. Hari ini ucap Kasubbag, semua PTT akan menadatangani kontrak kerja untuk tahun 2018. Harapannya dengan adanya kontrak kerja tersebut semua PTT dapat meningkatkan kinerja pada tahun 2018.

Sementara itu Kakankemenag H. Maslekhan mengatakan didalam melaksanakan tugas, jika dilihat komposisi pegawai Kemenag secara nasional sangat berlebihan, namun karena pendistribusian yang tidak merata sehingga ditingkat kab/kota jumlah pegawainya sangat minim.

Diketahui jumlah ASN di Kemenag PPU hanya sebanyak 23 orang, sehingga dengan kehadiran PTT tentu sangat membantu. Kakankemenag mengucapkan terima kasih kepada PTT yang sudah bersedia meluangkan waktunya untuk berkarya di Kemenag. Ia juga berharap sistim simbiosis mutualisme antara sesama pegawai satu sama lain saling membutuhkan, sehingga tidak ada lagi istilah pegawai yang paling diperlukan ataupun yang tidak diperlukan, yang ada saling membantu selama mengabdikan diri di Kemenag, terang Kakankemenag Maslekhan dihadapan PTT dan pejabatnya.

Tambah Kakankemenag, secara financial kemampuan negara membayar PTT real seperti apa yang diterima saat ini. Namun begitu, kata kepala kantor uang yang diterima adalah sudah bersih artinya tidak terhutang sebab PTT bekerja dulu barulah dibayar, berbeda dengan PNS dibayar dulu barulah dibayar.

Disamping itu ungkap Kakankemenag, PTT bersyukur sebab besaran honor yang diterima sudah berbeda dibandingkan tahun lalu. "Ada kenaikan yang cukup bagi PTT di Kemenag, namun untuk PTT di KUA tentu tidak sama, karena mereka dibayar menggunakan operasional KUA, sehingga kebijakan ada pada Kepala KUA.

PTT juga dipersilahkan untuk mengikuti seleksi lowongan kerja sebagai PNS jika memenuhi persyaratan. Kepala kantor berharap semua PTT dapat menjalankan tupoksi masing-masing sebagaimana uraian kerja yang telah dibuatkan.

Penandatanganan kontrak kerja 15 PTT ini ditandatangani langsung oleh Kakankemenag dan Subbag TU disaksikan Kasi/Penyelenggara. Satu persatu PTT bertanda tangan pada surat perjanjian kerja bermaterai. Terakhir Kakankemenag secara resmi menyerahkan SK tersebut sebagai bukti PTT telah diterima mengabdikan dirinya di Kemenag PPU. (basz)


Baca Juga

Rabu, 10 Januari 2018 | 09:59

Kemenag PPU Lantik 2 Penghulu KUA


Rabu, 10 Januari 2018 | 09:59

Penyerahan SK Mutasi


Rabu, 10 Januari 2018 | 09:59

Penutupan Diklat Guru Agama Kab. PPU


Rabu, 10 Januari 2018 | 09:59

Bagian Ortapeg Kanwil Sosialisasi SIEKA


Berita Terpopuler