Kakanwil : Hidup Damai Perlu Toleransi Yang Tinggi

Minggu, 14 Januari 2018 | 15:47       Dibaca 81 kali

Kakanwil Sofyan Noor, Sambutan Perayaan Natal Bersama 2017 dan Syukuran Tahun Baru 2018

Samarinda (Inmas-Kwl) – Kondisi daerah yang damai adalah tidak adanya perang, kerusuhan atau daerah dalam keadaan aman, masyarakatnya dapat beribadah dengan tenang dan tenteram.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi  Kalimantan Timur (Kaltim) Sofyan Noor saat memberikan sambutan perayaan Natal Bersama 2017 dan Syukuran Tahun Baru 2018 Umat Kristen Kaltim di Plenary Convention Hall komplek Stadion Sempaja Samarinda (12/1) malam.

Dihadapan ribuan umat Kristiani, lebih jauh Kakanwil menjelaskan damai itu masyarakat yang menganut berbagai agama dapat hidup rukun dan segala permasalahan dapat diselesaikan dengan baik.

Mantan Kepala Biro pada UIN Antasari Banjarmasin ini menerangkan, untuk dapat hidup damai maka masyarakat harus menjunjung toleransi yang tinggi.

Toleransi disini dimaksudkan setiap umat harus memiliki rasa keikhlasan dan memiliki kesadaran bahwa dalam kehidupan ini ada perbedaan, baik berbeda suku, bahasa maupun agama dan perbedaan lainnya.

Kemudian toleransi juga berarti saling menghormati sesama umat beragama, berlapang dada menerima kenyataan, tidak memaksakan sesuatu kehendak yang bertentangan dengan aturan yang belaku serta tidak mencampuri urusan orang lain terutama dalam hal pelaksanaan ibadah, terangnya.

Kakanwil juga menyinggung sub tema natal yaitu Dengan Semangat Persaudaraan, Kita Wujudkan Perdamaian dan Kesejahteraan Masyarakat Kalimantan Timur, Ini sejalan dengan tema Hari Amal Bakti ke 72 Kementerian Agama 2018 yaitu Tebarkan Kedamaian, tambahnya.

Diakhir sambutan Kakanwil mengucapkan selamat merayakan natal 2017 dan tahun baru 2018 semoga kehidupan umat beragama di Kalimantan Timur selalu dalam keadaan kondusif.

Hadir pada acara ini gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak, Walikota Samarinda Sahari Jaang, Bupati Kutai Barat, Pimpinan Forkopinda Kaltim, Ketua FKUB Kaltim Asmuni Alie, Ketua MUI Kaltim Hamri Has, tokoh agama Kristen se Kota Samarinda serta sekitar lima ribu umat Kristiani. (rd)