Seksi Pendis Gelar Pertemuan Bersama Kepala Madrasah

Selasa, 23 Januari 2018 | 16:39       Dibaca 53 kali

Kasi Pendis memimpin pertemuan dengan Kepala Madrasah

Bontang (Inmas)- Seksi Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Kota Bontang, Senin (22/1) kemarin mengundang seluruh Kepala Madrasah untuk berkoordinasi terkait pencairan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Bertempat di Aula Kantor Kemenag Bontang Jalan Kapten Piere Tendean No 20B Bontang Kuala, sebanyak 11 Kepala Madrasah dan 8 bendahara hadir dalam pertemuan tersebut. Pengawas RA/Madrasah Ismail Mursalin dan staf Seksi Pendis juga hadir mendampingi Kepala Seksi Pendis.

Kepala Seksi Pendis H Tasnim Muin menjelaskan pertemuan tersebut dilaksanakan untuk memverifikasi data jumlah siswa terbaru dengan hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang telah dilaksanakan. "Hari ini (kemarin, red) kita bertemu untuk mensinkronkan jumlah siswa yang ada dengan hasil monev ke masing-masing madrasah. Data inilah yang akan digunakan untuk pencairan dana BOS 1 semester kedepan," Sebutnya.

Dari pertemuan tersebut ditemukan ada beberapa madrasah yang memiliki selisih jumlah data siswa. Dari penjelasan kepala madrasah, selisih tersebut dikarenakan ada mutasi siswa masuk dan keluar setelah pelaksanaan Monev yang dilakukan oleh Seksi Pendis pada saat awal semester. Adapun hasil akhir jumlah siswa dari masing-masing madrasah adalah MI DDI 204 Siswa, MI Al Hijrah 31 Siswa, MI Jamiyatul Qurra 47 Siswa, MI As ‘Adiyah 150 Siswa, MI Ar Riyadh 619 Siswa, MTs DDI 170 siswa, MTs Al Amin 137 Siswa, MTs Al Mukarramah 152 Siswa, MTs Al Ikhlas 359 Siswa, MTs As 'Adiyah 62 Siswa, MTs Alam Al Hafidz 49 Siswa dan MA DDI 42 siswa.

Sementara itu dari kuota yang tersedia untuk tingkat MA 47 siswa dan MTs 954 siswa sudah melebihi total jumlah siswa yang tersedia sehingga tidak ada masalah. Sedangkan untuk MI perlu diperhitungkan ulang karena kuota yang ada sejumlah 1032 tidak cukup untuk mengcover jumlah siswa yang mencapai 1051.

Hasil akhir dari perhitungan adalah untuk MI DDI mendapat kuota 200 siswa, MI As 'Adiyah 147 siswa, MI Ar Riyadh 608 siswa, MI Al Hijrah 31 Siswa, dan MI Jamiyatul Qurra 46 siswa. Hasil tersebut sudah sesuai dengan kuota yang tersedia dan mencukupi bagi masing-masing madrasah. Selanjutnya Kepala Madrasah menandatangani berita acara untuk memproses pencairan dana BOS. (scl)