Seleksi Kelas Tahfidz MTs N Samarinda diikuti 208 Siswa SD/MI

Selasa, 13 Maret 2018 | 15:58       Dibaca 39 kali


Samarinda (Madrasah), – Senin (12/3) merupakan tahap kedua seleksi kelas tahfidz angkatan ke-2 kampus II MTs negeri Samarinda. Rangkaian pendaftaran siswa baru dalam program ini telah dimulai sejak Sabtu (3/3) dalam bentuk sosialisasi bagi orang tua yang akan mendaftarkan  putra putrinya di kelas Tahfidz.  Pada Seleksi tahap ke- 1 yang dimulai pada Senin (5/3) telah mendaftara sebanyak 208 peserta yang terdiri atas 118 putra dan 90 putri.  Tes terdiri atas kemampuan membaca AlQur’an dengan benar dan tartil, tes penguasaan tajwid baik teori maupun praktek serta tes hafalan tiga surah yang telah ditentukan ( Al fajr, Al Muthaffifin dan At Takwir).  Dari Tes Tahap 1 yang berlangsung selama 4 hari terjaring  113 siswa yang berhasil lulus terdiri atas 65 putra dan dan 48 putri.

Seleksi tahap ke-2 yang berlangsung hari ini  Senin (12/3)  diikuti 113 peserta berlangsung tertib.  Bentuk tes berupa  praktek menghafal 3 baris yang ditentukan penguji dan dalam waktu tertentu langsung disetorkan hafalannya pada penguji. Peserta dapat melihat hasil tes pada pengumuman yang akan disampaikan Madrasah pada Jum’at (16/3) mendatang.

Irfan Anshori Masdar, M.Pd mengungkapkan bahwa  pendaftar kelas tahfidz pada angkatan ke-2  ini melonjak naik 100% lebih dibanding pada angkatan pertama yang hanya diminati oleh 105 pendaftar. Ini menunjukkan bahwa program yang kami tawarkan mendapat apresisasi yang cukup besar dari masyarakat. Selanjutnya kami berharap program kelas tahfidz ini berjalan lancar dan mencapai target yang diharapkan. Target minimal yang ingin dicapai adalah siswa- siswi minimal hafal 1 juz per semester  (6 juz selama 3 tahun pembelajaran) serta memiliki hasil yang baik pula dalam pelajaran umum dan agama.

Triwati Ningsih, ketua panitia seleksi PPDB kelas Tahfidz  mengungkapkan bahwa  para calon siswa yang belum diterima pada seleksi kelas tahfidz masih dapat mengikuti tes PPDB melalui jalur reguler. Keterbatasan tempat membuat kami hanya menerima sekitar 60 – 70 peserta untuk angkatan ke-2, sehingga 113 peserta tes tahap II yang telah lulus tahap pertama harus mengikuti seleksi yang cukup ketat untuk dapat berhasil lulus.(IR)