Kemenag PPU Berikan Sosialisasi PPIU Kepada Mitra Travel Umrah

Kamis, 26 April 2018 | 21:57       Dibaca 93 kali


Penajam Paser Utara (Inmas) - Kementerian Agama Penajam Paser Utara melalui Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah melaksanakan satu kegiatan sosialisasi dan koordinasi bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang beraktivitas di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (26/4).

Ketua panitia H. Agus Sukamto didalam laporannya menerangkan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan kali pertama dengan mitra travel perjalanan umrah yang ada di PPU. Selain itu kegiatan tersebut sebagai bentuk silaturrahim Kemenag selaku pembina dan pengawas kepada para mitra travel umrah.

Lebih jelas Agus Sukamto mengatakan, melatarbelakangi sosialisasi ini terkait adanya pergantiaan PMA nomor 18 tahun 2015 menjadi PMA nomor 8 tahun 2018 tentang PPIU. Sedangkan maksud dan tujuan adalah Kemenag PPU dapat update atau mengiventarisir data travel umrah yang ada di PPU.

Agus katakan hingga saat ini di PPU belum ada travel umrah yang melaporkan keberadaannya secara resmi ke lembaga pemerintah setempat. Agus berharap kedepannya travel yang beraktivitas di PPU memiliki izin pendirian atau cabang secara resmi.

Kegiatan sosialisasi ini juga dimaksudkan dapat memberikan informasi terbaru terbitnya PMA nomor 8 tahun 2015. Ada 10 travel yang diundang mengikuti sosialisasi, masing-masing dihadiri dua orang pengurus travel. Selain mitra travel hadir pula mengikuti sosialisasi dari pihak bank penerima setoran serta para kepala KUA se kabupaten selebihnya para penyuluh agama PNS dan pembantu penghulu.

"Para penyuluh Agama PNS dan P3N diharapkan mampu sebagai penyambung lidah Kementerian Agama PPU terkait PMA nomor 8 tahun 2018," ucap Agus dihadapan sekitar 30 peserta sosialisasi dan koordinasi PPIU.

Sementara itu Kepala Kemenag H. Maslekhan menjelaskan saat ini Kementerian Agama tengah mengembangkan Sistem Informasi Pengawasan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SIPATUH). Sistem layanan berbasis elektronik (web dan mobile) yang diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah dan haji khusus.

Kakankemenag sampaikan, pertemuan ini juga diharapkan sebagai media komunikasi untuk memperoleh solusi terbaik. Selanjutnya sehubungan dengan aplikasi SIPATUH diminta para Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk segera login jika tidak, maka PPIU akan menerima sanksi, untuk proses login, pimpinan PPIU diminta mengambil user ID dan password,” terang Kakankemenag Maslekhan.

Proses yang dilakukan denga aplikasi SIPATUH untuk menjaga PPIU tidak menjadi sasaran jamaah jika terdapat ada masalah. Sebab ditengarai saat ini banyaknya biro perjalanan yang terkena musibah, terkendala karena dicabut izinnya atau karena hal lainnya.

Oleh karenanya kepala kemenag berharap kepada mitra travel sebagai perwakilan yang berada diwilayah Kabupaten Penajam Paser Utara agar lebih mantap lagi menginformasikan kepada jamaahnya. Terkait izin travel umrah agar para mitra perwakilan didaerah intens berkomunikasi dengan pimpinan PPIU dipusat, harap kepala kantor.

Kagiatan sosialisasi menghadirkan nara sumber dari Kanwil Kemenag Prov. Kaltim, Kantor Kesehatan Pelabuhan, dan dari Kantor Kemenag Penajam Paser Utara. (basz)