Kelompok Musik Angklung di Graduation Day MAN PPU

Selasa, 01 Mei 2018 | 14:01       Dibaca 54 kali


Penajam Paser Utara (Inmas) - Setelah sukses menyelenggarakan Ajang Kompetisi Lomba Tenis Meja dan Sepak Takraw dalam rangka milad MAN PPU pada Jum'at lalu, MAN PPU kembali menggelar agenda tahunan bagi siswa kelas 12 yaitu Graduation Day atau perpisahan, Sabtu (28/4).

Bekerja sama dengan orangtua/wali murid, komite dan pengurus OSIM, acara ini dirangkai dengan beberapa agenda yaitu gelar shalawat oleh kelompok Habsyi Az Zikro dalam rangka memperingati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1439 H, peletakan batu pertama laboratorium keagamaan dan penutupan ajang kompetensi dalam rangka Milad MAN PPU ke 14.

Selain itu juga dilakukan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan syukur. Ada yang berbeda dalam perpisahan kali ini yaitu dengan penampilan perdana kelompok musik MAHONI (MAN PPU Angklung Harmoni). Kelompok musik garapan siswa MAN PPU ini menjadi pengiring hymne madrasah pada kemeriahan acara graduation day.

Kepala MAN PPU Roman Rading disela pemotongan tumpeng mengungkapkan peran madrasah dalam membekali siswanya untuk menghadapi masa depan. "Peran berbagai pihak sangat menentukan masa depan anak-anak kita dengan menanamkan akhlak moral sebagai bekal dimasa akan datang. Semoga anak-anak dapat menerapkan ilmunya diperguruan tinggi ataupun ditempat kerja dan selalu menjaga almamater sekolah," ungkapnya.

Acara yang dimulai tepat pukul 09.00 ini dihadiri oleh seluruh orangtua/wali siswa, anggota komite serta tokoh masyarakat. Acara yang dilaksanakan dihalaman MAN ini berjalan lancar. Keharuan semakin terasa ketika prosesi pelepasan oleh Kamad dengan didampingi oleh seluruh wali siswa kelas 12.

Panitia Graduation Day Jemingin mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat sehingga terlaksana acara ini. "Terima kasih kepada anak-anak kelas 12, pengurus OSIM, seluruh dewan guru serta orang tua siswa yang telah mensukseskan acara ini. Semoga acara ini sebagai awal kalian menapaki masa depan dan akan terus mengenangnya sebagai akhir masa SMA." Ucap Jemingin mengakhiri sambutannya. (alfi/basz)