Kakankemenag Kubar Hadiri Tablihg Akbar Hari Bayangkara Ke-72 Polri

Rabu, 16 Mei 2018 | 07:49       Dibaca 38 kali

Kakankemenag Kubar HM.Isnaini, S.Ag,M.Pd (kanan) saat menghadiri acara tabligh akbar di Mapolres Kutai Barat malam tadi (15/5)t

Kutai Barat (Inmas)-Kepala kantor kementerian agama kabupaten Kutai Barat H.Muhammad Isnaini, S.Ag,M.Pd malam tadi (15/5) hadiri tabligh akbar peringatan hari Bayangkara ke-72 di Mapolres Kutai Barat. Bersama rekan pejabat lainnya beliau ikut menyimak tausiah yang di sampaikan Ustadz KH. Syarif Rahmad dari Jakarta.

Sambutan awal pagelaran acara ini disampaikan Kapolres Kubar AKBP. I Putu Juni Setiawan, S.Ik,MH. Beliau menyematkan pesan, melalui hari jadi Bayangkara kepolisian Republik Indonesia ini, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap bersatu menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI.

Saat sekarang bangsa Indonesia tengah di uji aksi terorisme. Diharapkan masyarakat tetap tenang dan waspada, bersatu dengan aparat kemanan untuk mencegah aksi tersebut kembali terulang, pinta beliau.

Sebelum Ustadz Syarif Rahmat memberikan wejangannya di hadapan masyarakat yang hadir, sambutan kedua di berikan Bupati Kubar FX.Yapan, SH. Beliau mengajak masyarakat untuk tetap bersatu jangan terpancing isu negatif yang tengah mengguncang Indonesia melalui aksi terorisme. Beliau juga menjelaskan hakekat hidup manusia, dimana manusia di ciptakan Tuhan untuk selalu  tenggang rasa terhadap sesama dan jangan saling menghancurkan.

Di acara inti Ustadz Syarif Rahmad duduk di mimbar podium segera memberian tausiahnya di hadapan warga Kubar. Beliau mengajak masyarakat muslim mencontoh ketauladanan Nabi Muhammad SAW, dimana prilaku baik yang ia miliki dapat di terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ustadz ternama yang sering mengisi acara pengajian di televisi nasional ini sangat di tungu-tunggu penampilannya di tengah masyarakat. Tak terasa waktu bergulir hingga tengah malam, tausiah pun di akhiri dengan doa bersama, dan beliau mengajak masyarakat menyayikan  lagu Indonesia pusaka untuk menambah semangat nasionalisme terhadap negara kesatuan Republik Indonesia. (ed)