Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kecamatan dimulai

Selasa, 10 Juli 2018 | 08:37       Dibaca 76 kali


Samarinda (lnmas-Kemenag)—  Guna mencapai haji mabrur selamat sampai tujuan sesuai rukun haji selama pelaksanaan kurang lebih 40 hari di jazirah Arab,dengan inisiatif dan keinginan bersama para calon jamaah haji kota Samarinda menyelenggarakan bimbingan manasik haji menghadirkan pembicara Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Samarinda Masdar Amin, di KUA Kecamatan Palaran Senin (09/07).

Manasik haji diagendakan dilaksanakan 10 kali sebelum keberangkatan calon haji pada tanggal 28 Juli 2018 mendatang. Kepala Kemenag Samarinda, Masdar Amin mengharapkan manasik sebagai pembekalan awal, calon Jamaah Haji (Calhaj) mengetahui teori ibadah dan prakteknya.“Standarnya Jamaah haji tahu tentang rukun haji,yakni Ihram, Wukuf di Arafah, Tawaf Ifâdah, Sa’i, mencukur rambut di kepala atau memotongnya sebagian dan tertib,”.

Ia melanjutkan Calhaj harus mengikuti aturan dan ketentuan termasuk jadwal yang ditentukan pemerintah dan panitia di Arab Saudi. “Kapan waktu untuk melempar jumroh setiap kloter berbeda jalannya untuk calhaj Indonesia dengan Afrika maupun India berbeda lokasinya supaya tidak bergumul dengan orang yang bertubuh besar dari Eropa dan lainnya yang bertubuh besar, jika rukun haji itu tertinggal maka tidak sah hajinya.” katanya

Selain itu Wajib haji,dan Sunnah Haji.“Kalau wajib haji ditinggalkan maka wajib bayar Dam, kalau Sunnah dikerjakan dapat pahala kalau tidak dikerjakan hajinya tetap sah,” katanya.

“Dengan manasik haji mandiri diharapkan Calhaj jadi haji Mandiri tidak ketergantungan dengan orang lain meskipun tidak ada bimbingan langsung bisa mengerjakan.Contohnya bisa tawaf sendiri, yang penting tidak sampai kesasar lokasinya.Intinya harus mengikuti aturan dan menjaga kesehatan sedini mungkin. Untuk mencegah risiko tinggi dianjurkan calon haji juga olahraga jalan kaki minimal 1 kilometer (km) karena saat ibadah haji, tawaf berjalan kaki mencapai 2,8 km.Jamaah haji harus memperdalam ilmu tentang haji bukan selalu dari Kemenag tetapi jamaah haji harus belajar dari para ustad atau kyai." Ujarnya. (H@N)


Baca Juga

Selasa, 10 Juli 2018 | 08:37

4 Kloter Calhaj Samarinda Siap Diberangkatkan


Selasa, 10 Juli 2018 | 08:37

585 Calhaj Kota Samarinda Ikuti Manasik Haji


Berita Terpopuler

Selasa, 04 September 2018 | 08:53

Jum’at Berkah MAN Balikpapan Peduli dan Berbagi


Kamis, 06 September 2018 | 08:14

Penyerahan SK Mutasi