JCH PPU Resmi Dilepas Bupati Yusran Aspar

Kamis, 12 Juli 2018 | 14:43       Dibaca 64 kali


Penajam Paser Utara (Inmas) – Pemerintah Daerah Kabupaten Penajam Paser Utara bersama Kantor Kementerian Agama Kab.PPU melaksanakan pelepasan kepada 127 orang Jamaah Calon Haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 gelombang kedua bersama dengan 3 kab/kota di Kalimantan Timur yakni Balikpapan, Samarinda, dan Paser.

Pelepasan yang digelar di aula pertemuan lantai 1 kantor Bupati, Selasa (10/7) selain dihadiri Bupati juga dihadiri Sekretaris Daerah, para Asisten, unsur FKPD, perwakilan Kejaksaan, perwakilan Polres, serta MUI.

Ketua panitia H.Herlambang mengatakan jamaah calon haji Kab.PPU akan diberangkatkan pada tanggal 8 Agustus 2018. Seluruh jamaah calon haji dikonsentrasikan di Masjid Islamic Center Al-Ikhlas. Pukul 05.00 Wita dijadwalkan jamaah sudah diberangkatkan dengan angkutan bus melalui jalur laut menggunakan kafal feri. JCH PPU akan diterima oleh panitia haji embarkasi Balikpapan sekira pukul 10. 00 wita. Dan jadwal kepulangan JCH PPU tanggal 20 September pukul 11.05 sudah tiba di bandara.

Ditambahkan H.Herlambang, jamaah calon haji Kab.PPU yang berjumlah 130 orang terdapat 3 orang yang mutasi ke Balikpapan. 127 orang tersebut akan didampingi oleh 2 orang petugas haji daerah (TPHD). Mereka adalah Suhardi, S.IP, MM dan Budi Atmaja, S.Sos. JCH PPU terdapat calon jamaah haji termuda atas nama Melda Ambarwati Akbar berusia 26 tahun asal Kelurahan Nenang Kecamatan Penajam dan jamaah haji lansia atas nama Siti Pame Abdullah usia 86 tahun asal Kelurahan Sesumpu kecamatan Penajam.

Kepala Kantor Kemenag PPU H. Maslekhan saat menyampaikan sambutannya mengingatkan kepada seluruh jamaah calon haji terkait cuaca di Arab Saudi yang diperkirakan mencapai 53 derajat. Kepala kantor pada kesempatan tersebut juga menyampaikan peningkatan pelayanan haji yang sudah mencapai 84 persen ditahun 2017. Target peningkatan ditahun 2018 diharap meningkat menjadi 85 persen indeks kepuasaan, ucap kepala kantor.

Peningkatan lainnya diantaranya sinergisitas antara kementerian agama dengan kementerian kesehatan seperti gelang jamaah haji semuanya akan terdeteksi karena data jamaah tersimpan digelang tersebut. "Bila jamaah tersesat maka akan cepat terdeteksi oleh petugas," imbuhnya. Termasuk jatah makan di Mekkah yang semula 25 kali menjadi 40 kali.

Kepala kemenag kepada bupati menyampaikan ucapan terima kasih sebab tahun ini JCH PPU didampingi 2 orang TPHD, baik dari pemerintah daerah maupun dari kementerian agama. Ia juga melapor pamit kepada bupati bahwasanya dirinya juga turut serta sebagai pembimbing jamaah haji tahun ini.

Bupati dalam sambutan dan arahan mengatakan, dalam melakukan perjalanan ibadah haji, tentu bapak/ibu akan menemui atau mengalami berbagai cobaan dan tantangan. Maka untuk mengatasi hal itu, modal utama yang selalu tetap dipegang teguh adalah mengembangkan sikap sabar dan saling tolong-menolong sesama jamaah haji.

Kemudian pelihara kesehatan fisik sehingga mampu melaksanakan seluruh rukun haji dengan sempurna. Hal ini menjadi sangat penting mengingat cuaca di Makkah dan Madinah sering tidak menentu.

“Selamat jalan selamat beribadah semoga Allah SWT senantiasa melindungi perjalanan serta ibadah jamah sekalian dan kembali ke daerah dengan selamat dengan predikat haji mabrur.” Ungkap Bupati Yusran sembari mengetuk meja tiga kali menandai resminya JCH PPU dilepas keberangkatannya ke Tanah Suci Makkah.

Pelepasan juga ditandai pemasangan slayer kepada 2 orang perwakilan calon jamaah haji, dilanjutkan dengan saling bersalam-salaman antara pejabat dan calon haji serta foto bersama. (basz)


Baca Juga

Kamis, 12 Juli 2018 | 14:43

Kemenag Berau Terima Piagam Penghargaan


Kamis, 12 Juli 2018 | 14:43

Dharma Wanita Kemenag Berau Gelar Shalawat


Berita Terpopuler

Selasa, 04 September 2018 | 08:53

Jum’at Berkah MAN Balikpapan Peduli dan Berbagi


Kamis, 06 September 2018 | 08:14

Penyerahan SK Mutasi