Mudahkan Identifikasi, Koper dan Paspor Jemaah Haji PPU Diberi Tanda Khusus

Jumat, 13 Juli 2018 | 08:47       Dibaca 58 kali


Penajam Paser Utara (Inmas) - Kementerian Agama terus melakukan terobosan dalam memberikan inovasi dalam hal pelayanan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2018. Salah satunya memberi penanda warna pada setiap koper dan paspor jemaah haji. Tujuannya untuk memudahkan identifikasi jemaah haji.

"Tanda khusus ini untuk mempermudah petugas dalam mengidentifikasi dokumen dan barang bawaan jemaah haji. Penanda ini untuk mempermudah dan mempercepat petugas di Bandara Arab Saudi dalam pengelompokan dokumen dan barang bawaan jemaah haji," ujar Kasi PHU H. Usep Suciadi diruang kerjanya, Kamis (12/7)

Pemberian tanda khusus pada Paspor, Koper, dan Kursi Roda Jemaah berdasarkan edaran dari Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag RI. Edaran itu antara lain meminta kepada seluruh Kantor Kementerian Agama kabupaten/ kota untuk memastikan paspor dan koper jemaah haji yang akan berangkat tahun ini sudah dikelompokkan per rombongan dengan tanda warna khusus, imbuh Usep Suciadi.

Jemaah haji reguler dari Indonesia tahun ini selama di Makkah akan ditempatkan dalam 11 sektor yang tersebar di tujuh wilayah, yaitu Syisyah, Raudhah, Mahbas Jin, Aziziah, Rei Bakhsy, Misfalah, dan Jarwal.

Adapun tanda warna yang akan digunakan dalam tas koper jemaah haji dapat dijelaskan sebagai berikut, sektor satu wilayah Syisyah berwarna hijau, sektor dua wilayah Syisyah berwarna abu abu, sektor tiga wilayah Raudhah dan Syisyah berwarna ungu, sektor empat wilayah Raudhah berwarna pink, sektor lima wilayah Mahbas Jin dan Aziziah berwarna putih.

Selanjutnya untuk sektor enam wilayah Mahbas Jin berwarna kuning, sektor tujuh wilayah Aziziah berwarna merah, sektor delapan wilayah Rei Bakhsy berwarna biru muda, sektor sembilan wilayah Misfalah berwarna biru tua, sektor sepuluh wilayah Misfalah berwarna coklat dan sektor sebelas wilayah Jarwal berwarna hitam.

Usep Suciadi mengatakan pemberian tanda warna ini agar memudahkan identifikasi, baik bagi jemaah haji, karu dan karom, maupun petugas kloter dan petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi. Tanda warna itu akan diisi dengan nomor sektor dan nomor hotel/rumah yang akan ditempati oleh jemaah haji selama di Makkah. Koper ini sudah dilabeli sejak di kabupaten," jelas Usep Suciadi.

"Tanda warna di koper akan memudahkan dan mempercepat distribusi koper sesuai kelompok rombongan hingga lokasi sektor pemondokan dan nomor hotel," tambah H. Agus Sukamto operator Siskohat disela kesibukannya mempersiapkan administrasi JCH PPU.

Dijelaskan Agus Sukamto bahwa pengelompokan berdasarkan per rombongan dengan warna yang berbeda dapat dirinci sebagai berikut, untuk rombongan satu berwarna merah, rombongan dua berwarna kuning, rombongan tiga berwarna biru, rombongan empat berwarna coklat, rombongan lima berwarna hijau, rombongan enam berwarna putih, rombongan tujuh berwarna orange, rombongan delapan berwarna ungu dan rombongan sembilan berwarna hitam.

"Untuk JCH PPU seluruh tas koper telah diberi identitas warna sesuai pengelompokan rombongan. Bahkan tas koper jamaah calon haji yang domisili di Babulu, Waru dan Sepaku telah distribusikan ke KUA-KUA kecamatan dan sudah bisa diambil oleh calon haji. Untuk calon haji di kecamatan Penajam bisa diambil langsung di kantor Kemenag," tambah Agus Sukamto.

Kemenag menghimbau calon jemaah haji agar tidak memberikan tanda identitas lain yang tidak sesuai dengan ketentuan. (basz)