Terima Kloter 11, Embarkasi Balikpapan Sisakan 2 Kloter

Jumat, 10 Agustus 2018 | 20:07       Dibaca 81 kali

Jamaah Haji Kloter 11 BPN Pada Proses Penerimaan di Aula Jabal Rahmah

Balikpapan (Inmas-Kwl) – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Balikpapan 2018, menerima jamaah haji kelompok terbang (kloter) sebelas yang berasal dari kabupaten Kutai Kartanegara Kalimantan Timur dan jamaah haji asal provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) di aula jabal rahmah, Jum’at (10/8) pagi.

Kedatangan jamaah sebanyak 452 jamaah dan petugas, simbolis diserahkan oleh PPIH Kaltara Ramli atas nama pemerintah daerah yang diterima Wakil Ketua II PPIH Embarkasi Balikpapan Hakimin, dimana sebelumnya jamaah haji asal Kaltara lebih dahulu tiba di asrama haji Balikpapan sehari sebelum yang telah dijadwalkan.

Selaku PPIH Embarkasi Balikpapan, Hakimin menjelaskan serangkaian proses penerimaan yang harus dilakukan oleh setiap jamaah haji tidak terkecuali, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pengambilan data biometrik juga penanda tanganan living cost dan penerimaan gelang.

Setelah selesai semua tahapan, jamaah dipersilahkan untuk beristirahat di kamar yang telah di sediakan oleh panitia bidang akomodasi, terangnya.

Keberangkatan jamaah haji kloter sebelas ini pada jadwal akan berangakat langsung menuju Jeddah Arab Saudi pada 11 Agustus 2018 pukul 01.25 wita dini hari, melalui Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan.

Sekretaris II PPIH Embarkasi Balikappan Etty Shanti menyatakan, dengan masuknya kloter 11 ini, embarkasi Balikpapan masih menyisakan 2 kloter lagi, yaitu kloter 12 jamaah haji asal provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang akan masuk asrama pada (11/8) pukul 11.00 wita.

Untuk kloter terakhir (kloter 13) akan masuk asrama pada (12/8) pukul 19.30 wita, akan diisi jamaah asal Kalimantan Timur 48 orang, Sulawesi Utara 239 orang, Banjarmasin 17 orang, Lombok 30 orang melalui embarkasi Balikpapan, kemudian akan transit di Padang untuk menerima 92 orang jamaah haji asal embarkasi Padang.

Karena masih banyak seat kosong dalam kloter ini, jadi ada penggabungan dari beberapa embarkasi dan ini sudah melalui koordinasi dengan Kemenag Pusat, tutupnya. (rd/ppih)