MAN IC Paser Laksanakan Upacara Bendera Peringati Hari Santri Tahun 2018

Senin, 22 Oktober 2018 | 18:20       Dibaca 131 kali


Paser (Inmas)- Hari Santri Nasional diperingati setiap tahunnya di Indonesia pada tanggal 22 Oktober,  Tak terkecuali pada 22 Oktober 2018 tahun ini, Hari Santri Nasional kembali diperingati dengan tema 'Bersama Santri Damailah Negeri'.

Penetapan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri Nasional ini disahkan oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) pada tahun 2015 lalu melalui Keppres Nomor 22 tahun 2015.

MAN Insan Cendekia Paser turut berpartisipasi dalam peringatan Hari Santri Nasional tahun 2018, beberapa lomba digelar untuk memperingati Hari Santri, acara di mulai pada hari sabtu (20/10/2018) kegiatan dimulai dengan ditandai pembukaan oleh Kepala MAN Insan Cendekia Paser Bapak Khoirul Anam,M.Pd.I, para santri MAN Insan Cendekia Paser turut serta dalam lomba – lomba yang dilaksanakan oleh pengurus OSIS MAN Insan Cendekia Paser, beberapa lomba yang  diadakan adalah lomba Tahfiz Qur’an, Syarhil, Cerdas Cermat Agama Islam dan Lomba Lampion. Lomba dilaksanakan secara bergiliran dan meriah serta pada malam hari dilaksanakan lomba lampion untuk menghiasi langit MAN Insan Cendekia Paser, sebanyak 24 lampion diterbangkan oleh siswa MAN Insan Cendekia Paser.

Kegiatan dilanjutkan pada senin (22/10/2018) dengan melaksanakan Upacara Bendera Memperingati Hari Santri Nasional Tahun 2018. Seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta siswa MAN Insan Cendekia Paser mengikuti Upacara Bendera ini, para Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta siswa menggunakan sarung dan gamis ala santri sebuah pondok pesantren. Yang berlaku sebagai Pembina upacara adalah Bapak Rusmadi,S.HI selaku kepala tata usaha MAN Insan Cendekia Paser. Dalam amanatnya pria yang akrab disapa Rusmadi ini menyampaikan “Hari santri tahun ini merupakan momentum untuk mempertegas peran santri sebagai pionir perdamaian yang beorientasi pada spirit moderasi islam di Indonesia,dengan karakter kalangan pesantren yang moderat, toleran dan komitmen cinta tanah air diharapkan para santri semakin vocal untuk menyuarakan dan meneladankan hidup damai serta menekan lahirnya konflik di tengah – tengah keragaman masyarakat, marilah kita tebarkan kedamaian, kapanpun, dimanapun, kepada siapapun”.

Dilain waktu Kepala MAN Insan Cendekia Paser Bapak Khoirul Anam,M.Pd.I Menyampaikan “dihari santri ini harus dimaknai sebagai upaya memperkokoh segenap umat beragama agar saling berkontribusi mewujudkan masyarakat Indonesia yang bermartabat, berkemajuan, berkesejahteraan, berkemakmuran dan berkeadilan”, Ucap mantan Waka Keasrmaan MAN 2 Samarinda ini.(vn)