Kanwil Kemenag Kaltim Gelar Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamarah)

Selasa, 04 Desember 2018 | 08:01       Dibaca 243 kali

Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamara) di Provinsi Kalimantan Timur

Balikpapan (Inmas-Kwl) – Dalam rangka membahas hal-hal tentang pelaksanaan haji dan umrah, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menyelenggarakan kegiatan Jagong Masalah Haji dan Umrah (Jamarah) di out door hotel Aston Balikpapan, Senin (3/12) malam.

Acara dalam suasana santai ini diikuti lebih dari duaratus peserta yang berasal dari unsur masyarakat, Bank Penerima Setoran (BPS-BPIH), Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), Penyuluh Agama Islam.

Juga hadir para Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota dan Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah se Kaltim,, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Kota Balikpapan.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kaltim Sofyan Noor, menyatakan bahwa pemerintah punya tanggung jawab yang besar terhadap penyelenggaraan haji dan umrah, sesuai amanat undang-undang dalam memberikan pelayanan, pembinaan dan perlindungan.

Kakanwil menegaskan, pemerintah dalam hal ini Kemenag selalu melakukan inovasi dalam berbagai tahapan penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari sistem pendaftaran, pelaksanaan di daerah, proses pemberangkatan sampai dengan saat pelaksanaan ibadah haji di tanah suci dan kembali ke tanah air.

Pemerintah menginginkan semua jamaah haji maupun umrah, dapat melaksanakan ibadah dengan baik dan menjadi haji yang mabrur, tidak sia-sia ketika mereka mengeluarkan biaya untuk berhaji dan umrah, tambahnya.

Ditekankan oleh Kakanwil, dalam pelaksanaan bimbingan manasik haji di daerah agar benar-benar diisi dengan materi yang sekiranya dapat menjadikan setiap jamaah bisa memahami dengan baik sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan dengan baik.

Sebelumnya dua narasumber dari Ditjen Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag  yaitu Kasubdit Sistem Informasi Haji dan Umrah pada Direktorat Pengelolaan Dana Haji Moh. Hasan Afandi dan Kasubdit Pemantauan dan Pengawasan Ibadah Umrah dan Haji Khusus pada Direktorat Pembinaan Haji dan Umrah Noer Alya Fitra. 

Masing-masing menjelaskan tentang sistem pendaftaran haji dan tentang penyelenggaraan umrah, dengan berbagai inovasi, hambatan dan solusi yang harus diberikan kepada jamaah saat menghadapi permasalahan.

Salah satu yang harus menjadi perhatian PPIU, Kanwil Kemenag dan Kemenag Kabupaten / Kota adalah tentang pembukaan kantor cabang umrah bagi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Pembukaan kantor PPIU sebelumnya harus mendapat rekomendasi dari Kankemenag Kabupaten / Kota setempat dan mendapat pengesahan dari Kanwil Kemenag Provinsi.

Suasana akrab panitia, narasumber dan peserta terlihat pada acara ini, banyak hal yang dibahas melalui sesi dialog dan tanya jawab hingga acara berakhir diatas jam 10 malam. Kegiatan Jamarah ini merupakan program unggulan dari Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI. (rd)


Baca Juga

Selasa, 04 Desember 2018 | 08:01

Kemenag Monitoring Salah Satu Biro Travel Bontang


Selasa, 04 Desember 2018 | 08:01

Kepala Kantor Kemenag Serahkan DIPA 2019


Berita Terpopuler

Kamis, 03 Januari 2019 | 13:54

Upacara HAB Ke-73 Tahun 2019


Jumat, 04 Januari 2019 | 14:28

Rapat Koordinasi Kepala KUA se - Kabupaten Berau