MAN Balikpapan Madrasah Ramah Anak

Kamis, 07 November 2019 | 12:53       Dibaca 101 kali

Madrasah Ramah Anak

Balikpapan (Madrasah) – Kamis, (7/11) MAN Balikpapan memperingati Hari Ramah Anak dengan kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk memperingati Hari Anak Internasional. Kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas dilaksanakan di seluruh jenjang tingkatan satuan Pendidikan mulai PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/SMK/MA dan SLB.  Tujuannya sesuai dengan Undang-Undang tentang perlindungan anak mengamanatkan Negara untuk dapat memenuhi, menjamin, dan melindungi hak anak, serta memastikan bahwa satuan Pendidikan mampu mengembangkan minat, bakat, dan kemampuan anak serta mempersiapkan anak untuk bertanggung jawab kepada kehidupan yang toleran, saling menghormati, dan bekerjasama untuk kemajuan dan semangat perdamaian

Kegiatan Sehari Belajar di Luar Kelas di MAN Balikpapan diisi dengan berbagai rangkaian acara yang menarik, dimulai di pagi hari dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, senam bersama oleh seluruh siswa/i dan bapak ibu guru, kemudian kegiatan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) dengan mempraktikkan cuci tangan yang benar, setelah itu makan bersama di lapangan, dan tidak lupa kegiatan Literasi dengan membaca Al-Quran bersama-sama.

Kegiatan selanjutnya  menghemat listrik dengan mematikan lampu serta kran air. Di sela-sela kegiatan, Madrasah Aliyah Negeri Balikpapan dikunjungi oleh Kepala DP3AKB Kota Balikpapan Ibu Sri Wahyuningsih. selain Ibu Sri Wahyuningsih Madrasah Aliyah Negeri Balikpapan juga dikunjungi oleh pengawas Madrasah Kemenag Kota Balikpapan. Dan bersama dengan siswa/i MAN Balikpapan melaksanakan simulasi evakuasi bencana dalam lagu dan gerak,  tepuk hak anak, yel-yel Madrasah Ramah Anak, kemudian  Deklarasi Madrasah Ramah Anak. Kegiatan ini diakhiri dengan permainan tradisional yaitu Bakiak dan Enggrang. Permainan ini diikuti oleh guru-guru dan perwakilan siswa dari masing-masing kelas.

“Saya sangat senang dengan kegiatan semacam ini. Kegiatan ini sangat memotivasi untuk melestarikan permainan tradisional di mana zaman sekarang anak-anak lebih sering memainkan game di gadget , mereka kurang bersosialisasi tetapi dengan kegiatan semacam ini ada kebersamaan yang menyenangkan”. Ujar Indriani salah satu siswi MAN Balikpapan kelas XI IPA 1.

Sedangkan menurut H. Khoirul Anam Siddeh, S.Ag.,M.Si., sebagai pengawas Madrasah Kemenag Kota Balikpapan bahwa manfaat  dari  kegiatan ini, ialah memberikan  kebebasan  kepada anak secara terkontrol dengan Sehari  Belajar  di Luar Kelas guna  lebih  mengekspresikan  diri  serta  bakat si anak  dengan maksimal.  Dan semoga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik dan bisa dilaksanakan satu kali  dalam sebulan agar si anak lebih bebas secara terkontrol. (della)