Rabu, 1 Desember 2010
SEJARAH

Referensi Buku

A. Sejarah Singkat Berdirinya Departemen Agama

Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 yang dikumandangkan atas nama Bangsa Indonesia oleh Soekarno-Hatta, maka duniapun tambah menundukkan kepala sebagai tanda hormat tatkala pada tanggal 3 Januari 1946 atas dasar PP, No I/SD/1946 resmi terbentuknya Departemen Agama dalam Pemerintah Republik Indonesia.

Diawal terbentuknya, H. M. Rasyidi (sekarang Prof. Dr. H.M.Rasyidi, MA) merupakan orang yang ditunjuk sebagai Menteri Agama pertama memimpin Departemen Agama Republik Indonesia. Kala itu sususan organisasi Departemen Agama masih sangat sederhana terdiri dari Menteri Agama dan Kepala Bagian.

Dengan dukungan penuh dan sambutan positif dari segenap umat beragama maka kiprah Departemen Agama dapat berjalan dengan lancar, hingga akhirnya dapat membentuk instansi Departemen Agama di daerah-daerah tingkat I (Provinsi) di seluruh wilayah Indonesia termasuk Provinsi Kalimantan di Banjarmasin.

B. Sejarah Singkat Berdirinya Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur

Sampai dengan tahun 1949 seluruh Kalimantan masih tergabung dalam satu Provinsi yaitu Provinsi Kalimantan dengan ibukotanya Banjarmasin. Adapun Kalimantan Timur masih berstatus karesidenan dengan berkedudukan di Samarinda.Pada awal tahun 1950 Hoemaidi Thohar tiba disamarinda untuk mempersiapkan segala sesuatunya menjelang pelantikan dan peresmian berdirinya Kantor Pembantu Kantor Agama Provinsi Kalimantan di Samarinda.

Namun sayang sekali data berupa SK baik dari Menteri Agama maupun oleh Kepala Kantor Agama Provinsi Kalimantan di Banjarmasin sampai saat ini belum ditemukan. Padahal SK tentang terbentuknya Kantor Pembantu di Samarinda ini merupakan bukti sejarah yang penting bagi Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur.

Sekitar bulan Februari 1950, H. Hadi Siswoyo selaku Kepala Kantor Agama Provinsi Kalimantan tiba di Samarinda untuk melakukan upcara peresmian yang merupakan tonggak sejarah berdirinya Kantor Agama yang hingga sebelum berubah menjadi Kantor Agama yang hingga sebelum berubah menjadi Kanwil Kementerian Agama disebut dengan Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Kalimantan Timur.

Hadir pada upacara peresmian itu sejumlah undangan yang terdiri dari pejabat daerah, di antaranya Wedana Kutai Timur AR. Kariowati, `alim ulama dan tokoh-tokoh masyarakat. Dalam isi pidato peresmiannya H. Hadi Siswoyo menekankan bahwa pada pokoknya tugas kita adalah membangun suasan masyarakat yang dipenuhi oleh insan-insan agamawan.

Disamping itu hendaknya kepada para petugas Kantor Agama agar senantiasa melakukan jalinan kerjasama dengan instansi lain, para pemimpin organisasi keagamaan dan terutama dengan alim ulama, dengan segera menyusun program kegiatan dakwah agama dengan sebaik-baiknya.

Puncaknya, Bapak H. Hadi Siswoyo dengan mengetukkan palu yang didahului dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim meresmikan berdirnya sebuah Instansi Pemerintahan yang megeban amanat Tuhan, membina dan mengembangkan jiwa umat atas keyakinan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan hidup seperti tercantum pada Sila Pertama dari Pancasila seagai dasar dan falsafah Negara Republik Indonesia, dengan sebutan Kantor Pembantu Kantor Agama Provinsi Kalimantan di Samarinda.

Dalam sejarah awal berdirinya Kantor ini tercatat ada beberapa pegawai Kantor Pembantu Kantor Agama Provinsi Kalimantan di Samarinda, mereka adalah H.Hoemaidi Thohar sebagai Kepala Kantor, H. Ahmad Yoesoef sebagai Wakil Kepala, 3 (tiga) orang staf pembantu yaitu Abdullah Yazidi, Syakrani dan H. Ahmad Raoef. C.

Organisasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 373 Tahun 2003 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi dan Kantor Departemen Agama Kabupaten/Kota, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur menganut topology I-B (KMA Nomor 373 Tahun 2003 Pasal 1), yang terdiri dari beberapa jabatan, yaitu ;

  • Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama Provinsi Kalimantan Timur

  • Kepala Bagian Tata Usaha

  • Kepala Bidang Mapenda

  • Kepala Bidang Haji, Zakat,Wakaf

  • Kepala Bidang UraisKepala Bidang Pekapontren dan Penamas

  • Kepala Bidang KristenKepala Pembimas Katolik

  • Kepala Pembimas Hindu

  • Kepala Pembimas Buddha

Disamping itu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, bedasarkan surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 373 Tahun 2003, memiliki tugas pokok dan fungsi berdasarkan kebijakan Menteri Agama dan peraturan perundang-undangan (KMA No.373 tahun 2002 pasal 2) dengan menyelenggarakan fungsi sebagai berikut :

  • Merumuskan Visi, misi dan kebijakan teknis dibidang pelayanan dan bimbingan umat beragama kepada masyarakat di Provinsi Kalimantan Timur.

  • Pembinaan, pelayanan, dan bimbingan,masyarakat Islam, pelayanan haji dan umrah, pemgembangan zakat dan wakaf, pendidikan agama dan keagamaan, pondok pesantren, pendidikan agama islam pada masyarakat dan pemberdayaan masjid, serta urusan agama, pendidikan agama dan bimbingan masyarakat Kristen, Katolik, Hindu serta Buddha serta peraturan perundang-undangan;

  • Perumusan kebijakan teknis dibindang pengelolaan administrasi dan informasi;

  • Pembinaan kerukunan umat beragama;

  • Pengkoordinasian perencanaan, pengendalian, dan pengawasan program;

  • Pelaksanaan hubungan dengan pemerintah daerah, Instansi terkait dan lembaga masyarakat dalam rangka pelaksanaan tugas Departemen Agama di Provinsi Kalimantan Timur.

Pada Tahun 2010 berdasarkan surat Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 2010 nama Departemen Agama Provinsi Kalimantan Timur berubah menjadi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur . Perubahan ini menjadi tindak lanjut Menteri Agama dari Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2007. Sehingga semua Departemen berubah nama menjadi Kementerian termasuk Kementerian Agama.

 

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.078464 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 678467
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.