Senin, 18 Juli 2011, 11:00 –
Agama Ditunjang Pemerintah Awet, Pemerintah Ditunjang Agama Kuat

oleh Prof. Dr. KH. Manarul Hidayat, MA.Pimpinan Al Manar Azhari Islamic Boarding School Depok Jawabarat

Isra` menurut lughat (bahasa) artinya jalan. Mir`aj artinya naik. Jadi seharusnya umat Islam itu jalan terus naik. Tapi kenyataannya umat Islam di Indonesia, memang jalan tapi merosot terus. Merosotnya umat Islam harus dicari penyebabnya. Kemudian diatasi, setelah itu dijaga.

Penyebab pertama;1. Iman Umat Islam akhlaknya sudah mulai rusak.“Sungguh andaikan penduduk negeri, beriman dan bertaqwa niscaya Kami Buka keberkahan dari langit dan bumi”. Tentunya , kalau Kalimantan Timur ingin maju, syarat pertama iman taqwa harus mantap. Apa itu iman yaitu percaya terhadap kekuasaan Allah SWT.

Pada peristiwa Isra` Mmi`raj Rasulullah di perlihatkan surga dan neraka, akibat orang yang sholat dan orang yang tidak sholat. Saat melihat neraka Rasulullah bersabda “Untung umatku tidak di takdirkan melihat neraka, kalau ditakdirkan melihat, maka tidak ada orang hamil”. (karena begitu mengerikannya). Sampai akhirnya Rasulullah bertemu langsung dengan Allah SWT. Dari peristiwa ini, betapa istimewanya Nabi Muhammad, karena semua makhluk tidak bisa bertemu langsung dengan Allah SWT. sekalipun malaikat jibril. (jelas Kyai).

Disela-sela pidatonya Kyai menyinggung pentingnya bersatu Ulama dan Umara. Tugas ulama yaitu membimbing umat agar kenal kepada Allah dan Rasul-Nya.Sedangkan tugas Umara ialah Tugas pemerintah memberikan kesejahteraan kepada rakyatnya dan keamanannya terjamin. Kata nabi kalau: dua komponen ini bersatu maka semuanya akan beres (selesai) sebaliknya kalau keduanya tidak bersatu maka hancur.

Kata Imam Syafi`i: kalau pemerintah ditunjang agama akan kuat dan Kalau agama di tunjang dengan pemerintah akan awet Jadi kalau pemerintah ditunjang oleh Ketuhanan Yang Maha Esa kokoh dan agama ditunjang pemerintah awet, tegasnya. Dia juga menyambut baik atas adanya program pemerintah yang memberi perhatian terhadap Guru Agama.

Jadi pembangunan jasmani dan rohani di Indonesia merosot, karena karena imannya merosot. Sekarang segala sesuatu diukur dengan uang. Buktinya kalau ada undangan pengajian jam 5 sore, waktu itu hujan deras maka tidak akan datang, tetapi kalau disuruh ambil uang 20 juta biarpun sakit, cuaca hujan deras pasti berangkat. Padahal pahala ngaji jauh lebih besar daripada uang tersebut.

Dalam sebuah hadits dikatakan barang siapa yang melangkahkan kakinya untuk ngaji sama dengan bikin jalan menuju sorga. Dan hadits lain mengatakan “Dua rokaat sholat fajar lebih baik daripada dunia dan isinya”. Berarti Uang 100 triliun disisi Allah kalah dengan sholat 2 rokaat fajar. Mungkin bagi orang sekuler pengajian ini mubazir, tetapi bagi Allah pengajian itu tolak balak kehancuran dunia.

2. Tidak Menguasai Science

Orang barat menguasai science teknologi tetapi mereka tidak beriman, sebaliknya orang Indonesia beriman tetapi tidak menguasai science ini timpang. Dalam hadits dinyatakan “barang siapa yang menginginkan dunia maka dengan ilmu dan yang menginginka akhirat maka dengan ilmu”. Didalam teks Al Quran juga disebutkan bahwa Allah mengangkat derajatnya orang-orang yang beriman dan orang-orang yang berilmu. Didalam Islam tidak ada perbedaan ilmu agama dengan ilmu umum, ilmu itu adalah satu. Rasulullah sendiri, disamping sebagai utusan Allah Dia juga seorang jenderal, ahli politik, ekonom, ahli pertanian, jago dagang dan kaya raya.

3. Ibadah Sholatnya Malas.

Inti isra`mi`raj adalah perintah sholat dari 50 menjadi 5 waktu. Semua perintah untuk beribadah biasanya melalui melaikat Jibril, tetapi kalau sholat langsung Allah memanggil Rasul untuk menghadap kepada-Nya. Ada sebuah hadits, “sholat di dalam agama seperti kepala bagi badan”. Kalau puasa jika tidak kuat boleh tidak berpuasa, haji jika mampu, zakat jika punya harta, tetapi kalau sholat meskipun sakit atau udzur yang lainnya tetap harus dilaksanakan. Karena nanti yang pertamakali ditanya Allah kepada hambanya ibadah sholatnya, jika sholatnya baik maka baik semuanya dan jika sholatnya rusak maka rusak semuanya.

FAQ
Back to Top Halaman ini diproses dalam waktu : 0.046491 detik
Diakses dari alamat : 10.1.7.64
Jumlah pengunjung: 724534
Lihat versi mobile
Best Viewed with Mozilla Firefox 1280X768
© Copyright 2013 Pusat Informasi dan Humas Kementerian Agama. All Rights Reserved.