Upaya Kementerian Agama Kabupaten Nunukan Menciptakan Lingkungan Kerja Yang Profesional Dan Amanah

Monday, 24 Oct 2016, 03:48       Dibaca 316 kali


Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan dengan keterbatasan Sumber Daya Manusia berjumlah 82 orang terdiri dari pegawai Strukturar 38 orang yang tesebar pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan 21 orang, pada 7 KUA Kecamatan 17 orang dan pegawai Fungsional berjumlah 44 orang. Oleh sebab itu Kantor Kementerian Agama KAbupaten Nunukan dalam menjalankan tugas selalu mengacu pada Visi dan Misinya.


Visi; “ Mewujudkan Masyarakat nunukan yang taat beragama, maju, sejahtera, cerdas saling menghormati sesama antar pemeluk agama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam wadah Negara Kesaruan Republik Indonesia “


Misi :


1. Meningkatkan kualitas bimbingan, pemahaman, pengamalan, dan pelayanan kehidupan beragama;


2. Peningkatan penghayatan moral dan etika keagamaan;


3. Memperkokoh kerukunan umat beragama;


4. Meningkatkan kualitas pendidikan agama dan pendidikan keagamaan;


5. Meningkatkan pelayanan masyarakat dan pelayanan penyelenggara ibadah Haji;


6. Memperdayakan umat dan lembaga keagamaan;


7. Meningkatkan tata kelola kepemerintahan yan bersih dan berwibawah;


Kantor Kemeterian Agama Kabupaten Nunukan berupaya menciptakan Lingkungan Kerja yang Profisional dan Amanah sebagamana yang disampaikan oleh Menteri Agama RI dalam kata sambutannya pada Hari Amal Bhakti Kementerian Agama RI ke 68 “ mari kita tingkatkan profisionalitas dan menjaga sikap amanah. Lebih lanjut beliau menyampaikan profisional adalah berkaitan dengan komitmen dan kemampuan melaksanakan tugas sesuai dengan kompentensi yan dimiliki, sedangkan amana berkaitan dengan sikap mental, moral dan kerakter.


Seseorang yang profesional akan selalu yang terbaik kepada institusi dan masyarakat yang dilayaninya sedangkan orang yang amanah menyadari bahwa Allah pasti melihat setiap pekerjaan, perbuatan dan bahkan segala yang terlintas dihati manusia.


Upaya – upaya Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nunukan dalam menciptakan budaya kerja :


Membagi tugas habis pada staf atau pelaksana; yang menjadi tanggung jawabnya secara adil dan merata sesuai dengan bidangnya masing-masing kepada staf atau pelaksana.


Menjadi tauladan yang baik, dengan menunjukkan sikap yang baik dapat dicontoh oleh orang lain, sebagaimana yang tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur tahun 2011 tetang Kode Etik pegawai Negeri Sipil.


Membudayakan apel bagi dan apel gabungan setiap tanggal 17; Dengan cara membiasakan semua pegawai agar rutin mengikuti apel pagi atau apel gabungan agar menjadi budaya, sehinga melaksanakan tidak lagi menjadi beban, menjadi kebiasaan dan dilakukan dengan penuh keiklasan.


Membudayakan Budaya kerja. Yang dimaksud adalah sikap perilaku individu dan sekelompok didasari atas nilai-nilai yang diyakini kebenarannya dan telah menjadi sifat serta kebiasaan dalam melaksanakan tugas dan pekerjaan sehari-hari. Jadi budaya kerja suatu organisasi dibangun atas kesepakatan nilai-nilai yang harus dipatuhi, dan selanjutnya menjdi sistem.


Diantaranya; jujur dan memiliki integritas tinggi, memiliki etika, akhlak mulia, dan menjadi suri


tauladan, menghormati hukum dan aturan yang berlaku, bertanggung jawab dan akuntabel, hormat


dan tidak mudah menyalahkan orang lain, mencintai pekerjaan dan mau bekerja kerja keras,


transparansi dan koordinasi, disiplin tinggi, bersahaja..


Membudayakan budaya malu; artinya malu apabila terlambat masuk kerja, tidak ikut apel, sering tidak masuk kerja tampa alasan, sering meninggalkan meja kerja alasan penting dan tampa izin atasan, sering minta izin tidak masuk kerja, pulang kerja sebelum waktunya, bekerja tampa pertanggung jawaban. kerja tampa program, pekerjaan terbengkalai, berpakaian seragam tidak sesuai dengan kekentuan, atribut dan tidak rapi.


Dengan demikian terciptanya lingkungan kerja profesional dan amanah, adalah Menteri Agama menghendaki Pegawai Kementerian Agama Mengabdi dengan Profisional dan amanah terwujud, mari kita menciptakan biokrasi yang bersi serta bekerja denga jujur, cerdas dan iklas.


“ Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rasul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu, sedang kamu mengetahui” (QS Al-Anfaal 27).



  • Oleh: H.M. Shaberah, S.Ag, MM

  • Kepala Kantor Kementerian Agama Kab. Nunukan


Baca Juga

Monday, 24 Oct 2016, 03:48

Nilai-nilai Perjuangan Bangsa dalam Bekerja


Opini Terpopuler