Kesiapan Dan Strategi Kementrian Agama Kota Samarinda Menjadi Pilot Project Pelaksanaan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani

Monday, 24 Oct 2016, 03:55       Dibaca 335 kali


 


Pendahuluan


Pembangunan Zona Integritas menuju terciptanya Wilayah Bebas Korupsi (WBK ) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani ( WBK / WBBM ) pada hakekatnya adalah tindak lanjut dari program Reformasi Birokrasi yang di laksanakan oleh pemerintah semenjak dikeluarkannya UU Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme. Grand Design Reformasi Birokrasi tersebut kemudian dituangkan dalam Peraturan Presiden RI Nomor 81 tahun 2010 yang menargetkan tercapainya tiga sasaran hasil utama yaitu ;



  1. Peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi

  2. Pemerintah yang bersih dan bebas KKN

  3. Serta peningkatan pelayanan publik.


Dalam upaya untuk lebih mempercepat tercapainya program Reformasi Birokrasi itu secara efektif dan terarah, maka perlu secara konkret diprogramkan suatu strategi pencapaian target reformasi birokrasi tersebut melalui implementasi program pembangunan Zone Integritas ( ZI) dengan berpedoman pada Peraturan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan Zone Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/ WBBM ), yang meliputi;



  1. Penerapan program manajemen perubahan

  2. Penataan tata laksana

  3. Penataan manajemen SDM

  4. Penguatan pengawasan

  5. Penguatan akuntabilitas kinerja, dan

  6. peningkatan kualitas pelayanan publik.


Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda sebagai satuan kerja yang ditetapkan menjadi pilot project implementasi Zone Integritas ( ZI ) dilingkungan Kementrian Agama Propinsi Kalimantan Timur, berkomitmen untuk melakukan persiapan-persiapan secara maksimal. Berbagai langkah awal telah dilakukan seperti melakukan rapat persiapan sekaligus pembentukan Tim Zone Integritas dengan melibatkan semua seksi. Disisi lain penetapan ini, dalam jangka panjang tentu akan memberi dampak positif kapada Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda dalam menjalankan program Reformasi Birokrasi yakni menjadi pendorong atau motivasi bagi seluruh jajaran Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan tuntutan komponen birokrasi reformasi tersebut.


Dengan dasar pemikiran pemikran bahwa semua penyelenggaran kegiatan pemerintahan di lingkungan Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda sejauh ini telah mengacu pada komponen-komponen tersebut, ditambah dengan dukungan dan tingkat kesadaran karyawan yang cukup tinggi maka Tim Zone Integrasi berkeyakinan dapat memenuhi indikator-indikator penilaian Zone Intergritas ( ZI ) tersebut


Kesiapan Sebagai Pilot Project ZI


Mengingat bahwa pada dasarnya Program Pembangunan Zone Integritas ( ZI ) adalah merupakan penjabaran secara teknis dari program reformasi birokrasi untuk lebih efektif dan terarah, maka oleh karena itu indikator-indikator yang menjadi parameter pengukurannya adalah berupa komponen-komponen penyelenggaraan pemerintahan yang sejauh ini telah dijalankan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku. Artinya adalah bahwa sejauh ini penyelenggaran pemerintahan dilingkungan Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda selalu berpedoman pada Standar Oprasional Prosedur ( SOP ) yang telah ditetapkan oleh Kementrian Agama RI, dengan sendirinya kesiapan Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda sebagai pilot project Zone Integritas tersebut dapat dilaksanakan secara optimal. Penyelenggaraan kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya :



  1. Penyelenggaraan pelayanan haji sistem on line yang ditetapkan oleh pusat yaitu Siskohat.

  2. Pembinaan Pendidikan Agama, Madrasah dan pondok Pesantren

  3. Pelayanan Pemberian Izin Oprasional, Izin Pendirian maupun Rekomendasi Lembaga Pendidikan dan Lembaga Keagamaan.

  4. Penyelenggaran Bimbingan Masyarakat Islam dan Pelayanan pencatatan nikah

  5. Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

  6. Penyelenggaraan Pensertifikasian Tanah Wakaf

  7. Pelaksanaan Program Sertifikasi Guru Madrasah dan Guru Agama Islam

  8. Pembayaran Tunjangan Profesional Guru Madrasah dan Guru Agama Islam.

  9. Pengelolaan Lakip

  10. Pelaksanaan Penandatanganan Fakta Integritas Seluruh Karyawan

  11. Penyelenggaraan Bidang Kepegawaian

  12. Penyelenggaraan Bidang Umum

  13. Dan lain-lain


Atas dasar penyelenggaraan yang telah sesuai dengan SOP tersebut sehingga Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda meraih Peringkat Ke Satu Satuan Kerja Terbaik dalam Pengelolaan e-MPA Tingkat Kakanmenag tahun 2014 dan Peringkat Ke Satu Satuan Kerja Terbaik dalam Pengelolaan SAI Tingkat Kakanmenag Tahun 2014.


Strategi


Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda berkomitmen bahwa dalam rangka mencapai hasil yang terbaik sebagai pilot project ZI ini, secara cepat langsung merespon hal tersebut dengan merumuskan langkah-langkah konkret dan terprogram dengan agenda sebagai berikut :



  1. Pembentukan Tim Zone Integritas ( ZI ) melalui rapat dengan melibatkan seluruh seksi.

  2. Menerbitkan Surat Keputusan Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda tentang Susunan Tim Zone Integritas tahun 2015

  3. Mensosialisasikan program pembangunan Zone Integritas ( ZI ) keseluruh staf karyawan melalui berbagai kesempatan seperti penyampaian imformasi ZI dalam apel pagi

  4. Menyusun program kerja dan jadwal kegiatan Tim.

  5. Melaksanakan rapat koordinasi Tim secara berkala sesuai dengan progres persiapan

  6. Tim melakukan pengkajian secara intensif dan terprogram terhadap Peraturan Menteri Pendayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan Zone Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK/ WBBM ).

  7. Menyelesaikan semua pertanyaan dalam instrumen ZI, serta memenuhi dokumen-dokumen tagihan yang dikehendaki instrumen tersebut.

  8. Melaksankan review dan finalisasi persiapan meliputi sejauh mana ketersedian dokumen-dokumen sesuai yang dikehendaki dalam instrumen pertanyaan ZI

  9. Menyusun laporan pelaksanaan Pembangunan Zone Integritas oleh Tim.

  10. Melakukan evaluasi kerja Tim Zone Integritas sebagai akhir pelaksanaan pilot project.

  11. Dengan tetap berpegangan pada aturan-aturan yang sudah ada sebagai landasan dalam melaksanakan fungsi dan tanggungjawabnya, Kantor Kementrian Agama Kota Samarinda berkomitmen menjadi yang terbaik dalam perwujudan birokrasi reformasi.



  • Oleh : Drs. H. Masdar Amin.

  • Kepala Kemenag Kota Samarinda