Nasrun : Status Tanah Wakaf harus Ada AIW

Senin, 26 Agustus 2019 | 13:11       Dibaca 58 kali


Kutai Kartanegara (Inmas) – Sehubungan dengan sertifikasi tanah wakaf yang berada dilokasi kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) Kantor Pertanahan Kabupaten Kutai Kartanegara, Kantor BPN Kukar menggelar Pensertifikatan Tanah Wakaf melalui kegiatan PTSL, Senin (26/08) di Aula Kantor Kemenag Kukar.

Kegiatan diikuti oleh Perwakilan Masjid, Langgar, Musholla, Pondok Pesantren dan juga Kepala KUA Kecamatan Muara Jawa dan Kepala KUA Kecamatan Anggana.

Dalam sambutannya Plt. Kakan Kemenag Drs. H. Nasrun mengatakan tidak semua daerah masuk didalam program PTSL. Maka kita patut bersyukur lokasi tanah bapak bapak masuk dalam PTSL, karena itu penanganan khusus oleh Kantor BPN untuk mempercepat proses pensertifikasi tanah wakaf.

Menurut informasi yang diterima, ada 51 lokasi yang mana mestinya itu semua didorong agar segera memproses pensertifikasi tanahnya segera selesai. Harapan kami kita akan bahas supaya status legelitas tanah aman. Tanah wakaf itu kekuatan status tanahnya harus ada Akte Ikrar Wakaf (AIW) yang ditandatangani oleh pejabatnya dalam hal ini adalah Kepala KUA (PPAIW), tutur Nasrun.

Kita sah sah saja mewakafkan tanah tetapi di zaman sekarang legelitas tanah sangatlah penting. Banyak kita temui sekarang ini baik itu tanah Masjid, Langgar, Madrasah, Pondok Pesantren yang dulunya sudah diwakafkan oleh nenek atau orangtuanya kini digugat kembali oleh ahli warisnya, Kita tidak inggin ini terjadi oleh karena itu para pengurus harus segera mengurus dokumen yang diperlukan untuk percepatan pensertifikatan tanah wakafnya.

Sementara itu Kepala Kantor BPN Kutai Kartanegara Farid Hidayat, ST, MT mengatakan Kami memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk mendapatkan sertifikat tanah melalui program PTSL ini termasuk kepada tanah wakaf yang tersebar diseluruh Kabupaten Kutai Kartanegara secara bertahap.

Kegiatan ini tidak akan berjalan dengan baik dan lancar kalau Kami dalam hal ini Kantor BPN berjalan sendiri tanpa ada dukungan dari bapak sekalian selaku pemilik tanah, Maka kedepannya mari kita bersama sama merekap daftar tanah wakaf yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara, pinta Farid.

Selain itu juga Farid menyampaikan Percepatan Pendaftaran Tanah Wakaf, Hal tersebut berdasarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang / Kepala BPN Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pendaftaran Tanah Wakaf di Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN 13 Februari 2017 dan Instruksi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nomor 1/INS/II/2018 Tentang Peribadatan diseluruh Indonesia, 06 Februari 2018 serta Surat Edaran Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Nomor 1/SE/III/2018 Tentang Petunjung Pelaksanaan Percepatan Pendaftaran Tanah Tempat Peribadatan di Seluruh Indonesia tanggal 22 Maret 2018. (din)