Kloter 15 Tiba, Penerbangan Lanjutan ke Daerah Asal Terkendala Kabut Asap

Minggu, 15 September 2019 | 21:21       Dibaca 165 kali


Balikpapan (Inmas Kwl) - Kloter 15 Debarkasi Balikpapan telah mendarat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Balikpapan pukul 18.10 Wita, Minggu (15/09). Ini adalah Kloter terakhir yang diterima setelah diberangkatkan pada 4 Agustus lalu.

Kloter 15 adalah gabungan 33 jamaah haji asal Balikpapan, 29 Kutai Timur, 10 Bontang, 19 Paser, 21 Penajam Paser Utara (PPU), 325 Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), dan 5 orang petugas. Dilaporkan 1 orang wafat di Tanah Suci, 1 orang mutasi ke Kloter lain, dan terdapat 2 orang jamaah mutasi dari Kloter lain.

Rombongan jamaah haji asal Balikpapan, Samarinda, PPU dan Paser melanjutkan perjalanan ke daerah asal malam ini juga setelah menyelesaikan proses penerimaan dan urusan barang bawaan. Sementara itu jamaah Kaltara menginap di asrama. Masih belum bisa dipastikan kapan rombongan Kaltara dapat melanjutkan penerbangan ke Tarakan karena terkendala kabut asap.

Di asrama haji bahkan masih bertahan jamaah Kloter 14 asal Tarakan dan Malinau yang tiba kemarin. Penerbangan mereka dibatalkan karena kabut asap yang tidak memungkinkan mendarat di Tarakan, sehingga rombongan kembali lagi ke asrama untuk menunggu sampai penerbangan ke Tarakan dibuka kembali. Namun jamaah Bulungan (Kaltara) dan Tana Tidung (Kaltara) sudah melanjutkan perjalanan darat siang tadi.

Kondisi ini mengakibatkan tidak semua jamaah bisa menginap di kamar asrama meski sudah ditambahkan extra bed. Menurut keterangan Kepala UPT Asrama Haji BPN H. Samsul Anam, daya tampung kamar di asrama sebenarnya untuk 1 Kloter saja, atau maksimal 960 dengan tambahan kasur. Terlebih masih ada jamaah Kloter 13 asal Sulawesi Utara yang baru berangkat ke Manado Senin besok. Maka pihak UPT memanfaatkan Aula Jabal Nur untuk menampung jamaah Kloter 14 asal Tarakan yang batal terbang.

Namun demikian dari hasil rapat evaluasi PPIH yang digelar siang tadi, secara keseluruhan proses pemulangan berjalan baik. Beberapa kendala yang terjadi karena situasi yang tidak dapat dicegah, seperti musibah kabut asap yang sedang melanda sebagian besar daerah Sumatera dan Kalimantan.

Kedepan PPIH dan UPT Asrama Haji BPN akan terus berbenah untuk terus meningkatkan mutu pelayanan haji di Embarkasi/ Debarkasi Balikpapan. (Nop)