Haru, Ujian Tahfidz Siswa MTsN 1 Balikpapan Didampingi oleh Orang Tua

Selasa, 04 Pebruari 2020 | 09:28       Dibaca 642 kali


Balikpapan (Madrasah) - Suasanan haru menyelimuti kegiatan Ujian tahfidz Qur’an siswa kelas IX MTsN 1 Balikpapan yang digelar pada hari Sabtu (01/02) di lapangan MTsN 1 Balikpapan. Disaksikan oleh seluruh siswa yang berjumlah 829 orang dan dewan guru, para hafidzul qur’an dengan didampingi orang tuanya satu persatu membacakan hafalan Al Qur’an dihadapan para penguji . Tangis haru dari para orang tua dan seluruh yang hadir tidak dapat terbendung lagi kala menyaksikan siswa siswi penghafal Al Qur’an ini menyelesaikan bacaan Al Qur’annya.

Dalam kegiatan munaqasah Tahfidz Qur’an yang sebelumnya diawali dengan sholat subuh berjamaah di MTsN 1 Balikpapan, siswa dinilai oleh 3 orang penguji, yaitu ustadz Hasiruddin selaku pembina, Ustadz Abdul Manan Hajar dan ustadz Nahidh Sayyifan. Mengenai teknik ujian, para penguji melakukan dua teknik yaitu metode baca surah yang dipilih secara acak dan metode sambung ayat.

Dari 19 orang siswa yang mengikuti ujian / munaqasah Tahfidz Qur’an pada semester genap Tahun Pelajaran 2019-2020, perolehan hafalan terbanyak diraih oleh ananda Rohid Aufar Ash-Shidiq 8 juz, ananda Risky Nur Fatimah Bahar dan ananda Laili Nuur Ramadhani masing-masing hafal 6 juz. Sementara lainya menghafal sampai dengan 5 juz dan masih akan terus bertambah hingga mencapai target minimal hafalan di MTsN 1 Balikpapan

Koordinator kelas Tahfidz , Ai Rohaniah, S. Ag, menyampaikan bahwa program unggulan kelas Tahfidz di MTsN 1 Balikpapan dibuka pertama kali pada Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan standart minimal perolehan hafalan untuk kelas 9 adalah 6 Juz, kelas 8 minimal hafal 4 Juz, dan kelas 7 minimal hafal 2 Juz.

“Pembukaan kelas Tahfidz di MTsN 1 Balikpapan dapat terselenggara berkat dukungan penuh dari orang tua siswa. Untuk itu kami sangat berterima kasih. Kami juga mengapresiasi anak-anak yang terus bersemangat menghafal Alquran disamping mereka juga harus belajar ekstra untuk mempelajari mata pelajaran lain dan mengikuti ujian sama sebagaimana siswa di Madrasah pada umumnya. Namun hal ini bukan menjadi penghalang mereka untuk terus menambah hafalan Alqurannya”. Demikian Ai Rohaniah menjelaskan.

Lebih jauh Guru Bahasa Arab ini mengatakakan bahwa ujian tahfidz yang diselenggarakan untuk kelas Tahfidz angkatan pertama ini bertujuan untuk menguji kemampuan siswa dalam menghafal ayat-ayat Al Qur’an sebagai tolak ukur keberhasilan dalam pembelajaran Al Qur’an yang selama ini dilakukan di MTs N 1 Balikpapan.

Sementara itu Sahri Romadi, S. Pd, selaku perintis dibukannya program kelas Tahfidz di MTsN 1 Balikpapan dan pernah menjabat sebagai Kepala MTsN 1 Balikpapan periode tahun 2013-2018, dalam pesan singkat melalui media online Whatsapp menyampaikan bahwa ide pembentukan kelas tahfidz ini bertujuan untuk membumikan Alquran ke peserta didik di MTsN 1 Balikpapan dengan lebih intens, disamping itu juga untuk memperkuat karakter peserta didik yang lebih solih-solihah yang didasari nilai-nilai Alquran serta untuk menumbuhkembangkan dan pembiasaan literasi Alquran.

Sahri Romadi yang sekarang menjabat sebagai Kepala MAN Balikpapan juga berharap dengan adanya pogram kelas Tahfidz yang sudah berjalan di MTsN 1 Balikpapan dapat memperkuat jati diri madrasah dibandingkan dengan sekolah umum. (Sip)