PPS-IAIN Samarinda Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun 2020

Jumat, 14 Pebruari 2020 | 10:19       Dibaca 131 kali

Sosialisasi pendaftaran mahasiswa baru PPS IAIN Samarinda menghadirkan sejumlah pegawai di lingkungan kantor Kemenag Kubar, (14/2).

Kutai Barat (Inmas) - Minat beberapa pegawai Kemenag Kubar untuk melanjutkan study jenjang pasca sarjana cukup tinggi. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta yang mengikuti kegiatan sosialisasi penerimaan mahasiswa baru program pasca sarjana IAIN Samarinda tahun 2020, yang dilasanakan kemarin (14/2) di aula kantor Kemenag Kubar.

Dr. Hj. Fathul Jannah, M.Pd selaku ketua tim sosialisasi menjelaskan, bagi peminat tidak perlu repot-repot mendaftarkan diri ke Samarinda, cukup melakukan registrasi online. Untuk perkuliahan dalam satu semester sebanyak enam belas kali pertemuan, dan dapat di tempuh paling sedikit empat semester.

Biaya perkuliahan dipatok lima juta rupiah per semester, namun selama proses perkuliahan disediakan berbagai beasiswa dari berbagi lembaga yang bekerjasama dengan pihak kampus.

Sejauh ini perkuliahan masih dilakukan di kampus IAIN Samarinda jalan Abul Hasan, namun pihak kampus belum bisa membuka kelas di luar daerah akibat berbenturan regulasi yang ada. Kendati demikian pihak kampus akan membicarakan hal ini semoga saja kedepan ada jalan keluar bagi mahasiswa yang berasal dari luar daerah seperti Kutai Barat, sebut Fathul Jannah.

Dalam pertemuan sosialisasi ini banyak sekali peserta yang antusias menanyakan beberapa hal terkait perkuliahan. Mereka secara umum menayakan kenapa IAIN tidak membuka kelas di luar daerah. Mengingat biaya perjalanan yang harus di tempuh ke Samarinda dari Kubar cukup tinggi bila di banding dengan biaya perkuliahan.

Mereka berharap keinginan ini dapat diakomodir, dan kedepan Kubar memiliki beberapa perguruan tinggi yang dapat menampung harapan beberapa masyarakat dalam meningkatkan jenjang pendidikan dari berbagai disiplin ilmu.

Sementara itu Kasubbag TU H. Achmad Syofian, S.Ag selaku pembuka kegiatan mengajak seluruh peserta yang berkeinginan melanjutkan pendidikannya untuk memperjuangkan aspirasi ini, semoga ada tindak lanjut kedepannya dan membawa peubahan untuk SDM kabupaten Kutai Barat. (ed)