Siaga Penyebaran Covid-19, Kemenag Berlakukan Sistem Work at Home

Selasa, 24 Maret 2020 | 12:24       Dibaca 19 kali

Rapat terkait Covid-19 di Aula Kankekemenag

Bontang (Humas) - Upaya memutus penyebaran Covid-19 terus dilakukan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Bontang. Salah satu upaya tersebut adalah dengan memberlakukan sistem kerja dirumah (work at home) dan piket. Sesuai hasil rapat yang digelar di Aula Kantor Kemenag Bontang, Senin (13/03) kemarin, agar pelayanan tidak berhenti maka bagi karyawan yang bertugas di PTSP tetap masuk secara bergantian. Berbeda dengan dengan Kepala Kantor, Kepala Subag, dan Kepala Seksi serta penyelenggara tetap masuk seperti biasa agar surat ataupun kebijakan tetap berjalan seperti biasanya. Sementara itu bagi staf masing-masing seksi diizinkan untuk menyelesaikan pekerjaan di rumah tetapi tetap melaporkan hasil kerjanya kepada atasannya.

"Bekerja di rumah disini bukan berarti libur. Artinya pegawai tetap menyelesaikan pekerjaannya dan melaporkan hasilnya kepada atasan bisa melalui aplikasi Whatsapp maupun via email. Jangan juga karena diijinkan bekerja di rumah malah ngeluyur kemana-mana seolah-olah lagi liburan. Masing-masing atasan nantinya juga akan tetap mengawasi anak buahnya dan mengingatkan untuk bekerja dan tidak meninggalkan rumah selama masa berlakunya sistem ini," jelasnya.

Kakankemenag Kota Bontang H. Muhammad Isnaini meminta kepada semua karyawan untuk ikut serta menghentikan penyeberan Covid-19 untuk tetap berada dan bekerja di rumah. "Seperti kita ketahui di RSUD Taman Husada sekarang ini sudah ada 2 warga yang positif Covid-19. Oleh karena itu mari kita semua bersama-sama menjaga diri dan keluarga dengan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Gunakan masker, cuci tangan dengan disinfektan atau hand sanitizer, dan hindari bersentuhan langsung dengan orang lain serta tidak keluar rumah kecuali dalam keadaan urgent," pesannya.

Sebelumnya Kakankemenag juga sudah melakukan sosialisasi ke KUA bersama Kasi Bimas Islam H. Ali Mustofa agar menjalankan himbauan sesuai edaran dari Dirjen Bimas Islam Kemenag RI. Terlihat saat ini di Kantor Kemenag dan KUA sudah tersedia wadah untuk cuci tangan disertai sabun disinfektan bagi masyarakat. Selain itu KUA juga diminta untuk menginformasikan kepada masyarakat yang akan melangsungkan pernikahan agar mengikuti anjuran yang ada di edaran tersebut. (scl)