Kemenag Kaltim Gelar Rapat Terbatas Terkait COVID-19, Seluruh ASN Wajib WFH.

Rabu, 25 Maret 2020 | 23:27       Dibaca 184 kali

#COVID-19 #KEMENAGKALTIM #WFH

Samarinda (Humas Kwl) - Sejak hari Selasa, 24 Maret 2020, seluruh ASN Kementerian Agama di Provinsi Kalimantan Timur sudah melaksanakan Work From Home (WFH). Mencermati perkembangan penyebaran COVID-19 akhir-akhir ini yang semakin meluas dan untuk bersinergi menghambat penyebaran virus tersebut, serta sejalan dengan upaya untuk memprioritaskan kesehatan dan keselamatan pegawai, maka dilakukan perubahan terkait ketentuan pada Surat Edaran Menteri Agama Nomor 3 Tahun 2020 tentang penyesuaian Sistem Kerja Pegwai Dalam Upaya Pencegahan Corona Virus Disease (COVID-19) pada Kementerian Agama.

Berdasarkan hal tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur, H. Sofyan Noor beserta jajaran melaksanan rapat terbatas terkait perubahan ketentuan tersebut (Senin pagi,23/03). Dari hasil rapat maka diputuskan untuk melaksanakan dan menindaklanjuti semua ketentuan yang telah ditetapkan.

Perubahan kententuan tersebut, diantaranya pada ketentuan E angka 1. Poin a diubah menjadi "Semua pegawai Kementerian Agama, termasuk Pejabat Pimpinan Tinggi Madya, Pratama, Administrator, Rektor, Wakil Rektor, Ketua, Wakil Ketua, Dekan/Pejabat Setingkat Dekan, Wakil Dekan, Ketua Jurusan dan Ketua Program Studi pada Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), Kepala Madrasah Negeri, Kepala TU Madrasah, dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) wajib bekerja dirumah menyelesaikan tugas fungsi masing-masing".

Poin c diubah menjadi, "Dalam keadaan mendesak, pegawai dapat diberikan penugasan ke kantor dengan izin/perintah dari atasan dibuktikan dengan surat resmi atau bukti lainnya, dan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan keselamatan".

Poin d, jika mengharuskan dilakukan rapat/pertemuan di kantor atau tempat lain yang ditentukan, harus memperhatikan hal-hal berikut: 1) hanya diikuti oleh pejabat dan staf yang terkait/diperlukan; 2) dilakukan dalam waktu yang minimal diperlukan; 3) menjaga jarak antar peserta rapat/pertemuan; 4) Menyediakan dan menjaga ruang rapat/pertemuan bersih dan memenuhi standar kesehatan.

Beberapa poin perubahan lainnya secara lengkap dapat lihat pada Surat Edaran yang dapat diunduh pada link berikut : Lihat Surat Edaran.
> https://kaltim.kemenag.go.id/infopenting/read/42874

Dari hasil rapat terbatas yang telah dilaksanakan, maka beberapa arahan yang disampaikan H. Sofyan Noor selaku Kakanwil, pertama: Surat Edaran yang telah diterima dapat langsung disebarluaskan secara cepat dan dilaksanakan serta ditindaklanjuti di seluruh satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur; kedua, Seruh ASN dapat melaksanakan WFH dengan ketentuan yang telah ditetapkan pada Surat Edaran (zky).


Baca Juga

Rabu, 25 Maret 2020 | 23:27

BAZNAS Kota Samarinda Gelar Khitanan Massal


Berita Terpopuler