Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kaltim Gelar Vidcon

Selasa, 19 Mei 2020 | 23:26       Dibaca 175 kali

#COVID-19 #KEMENAGKALTIM #WFH

Samarinda (Humas Kanwil) - Selasa, 19 Mei 2020 bertempat di rumah dinas, Kakanwil Kemenag Kaltim H. Sofyan Noor ikuti rapat Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kalimantan Timur melalui Video Conference. Rapat ini dihadiri dan dipimpin oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim Muhammad Sa'bani serta 23 Kepala OPD lainnya. Rapat yang dimulai pukul 10.00 WITA ini membahas tentang optimalisasi kegiatan dan sinergitas Posko gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 di Provinsi Kalimantan Timur.

Dalam kesempatan menyampaikan laporan, Kakanwil Kemenag Kaltim H. Sofyan melaporkan pelaksanaan program kegiatan dan realisasi pelaksanaan tugas Tim Posko Siaga Penanganan Covid-19 di lingkungan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur.

Terkait pemberian bantuan Kankemenag atau dari Madrasah, KUA, lembaga, mitra lainnya yang pelaksanaannya dikoordinir oleh Kankemenag Kabupaten/Kota, telah disampaikan bantuan kepada para pegawai PNS dan Non-PNS, Penyuluh Agama, Guru Agama, Ustadz, Penjaga Rumah Ibadah, para guru mengaji, Orang tua siswa madrasah, Pensiunan Kemenag dan Masyarakat sekitar. Bantuan berupa 1.720 lembar masker, 618 kotak Vitamin C dan E, 1.833 paket sembako, 200 lembar sarung tangan karet serta uang sejumlah Rp.45.750.000.

Dari sisi anggaran keuangan telah dilakukan dua langkah, pertama: penghematan atau pemotongan anggaran, kedua: penggalangan donasi pegawai. Untuk Penghematan atau pemotongan anggaran telah diserahkan ke pusat sejumlah Rp. 13.549.732.000,- (Tiga Belas Milyar Lima Ratus Empat Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Tiga Puluh Dua Juta Rupiah). Sementara itu, jumlah donasi pegawai Kementerian Agama se-Kalimantan Timur yang di transfer ke rekening Donasi Covid-19 Kementerian Agama sebesar Rp. 265.340.500,- (Dua Ratus Enam Puluh Lima Juta Tiga Ratus Empat Puluh Ribu Lima Ratus Rupiah).

Kakanwil juga menyampaikan persiapan pelaksanaan Ibadah Haji, Kementerian Agama telah menyiapkan dua skenario. Pertama, Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M dilaksanakan dengan pembatasan. Kuota diperkirakan terpangkas hingga 50% dengan pertimbangan ketersediaan ruang yang cukup untuk mengatur social distancing. Kedua, Haji 1441H/2020M tidak diselenggarakan dengan asumsi bahwa kondisi Tanah Suci belum memungkinkan untuk penyelenggaraan haji sebagaimana tahun-tahun biasanya. Atau, pemerintah Arab Saudi menutup pintu bagi jemaah haji dari negara mana pun.

Kakanwil didampingi Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi Rudi Kartono selaku sekretaris tim posko siaga covid-19 Kanwil Kemenag Kaltim

Foto: Kakanwil didampingi Kasubbag Perencanaan, Data dan Informasi Rudi Kartono selaku sekretaris tim posko siaga covid-19 Kanwil Kemenag Kaltim

Pelaksanaan pernikahan sudah berpedoman pada Surat Edaran Dirjen Bimas Islam nomor : P-004/DJ.III/Hk.00.7/04/2020 tanggal 23 April 2020 tentang Pengendalian Pelaksanaan Pelayanan Nikah Di Masa Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Covid-19. Beberapa ketentuan diantaranya: 1) Pelaksanaan akad nikah hanya diizinkan bagi calon pengantin (Catin) yang telah mendaftar sampai dengan tanggal 23 April 2020; 2) Permohonan akad nikah yang didaftarkan setelah tanggal 23 April 2020 tidak dapat dilaksanakan sampai dengan tanggal 29 Mei 2020; 3) KUA Kecamatan wajib mengatur hal-hal yang berhubungan dengan petugas, pihak Catin, waktu dan tempat agar pelaksanaan akad nikah dan protokol kesehatan dapat berjalan dengan sebaik-baiknya; 4) Untuk menghindari kerumunan di KUA Kecamatan, pelaksanaan akad nikah di kantor dibatasi sebanyak-banyaknya 8 (delapan) pasang Catin dalam satu hari;

Terakhir dilaporkan terkait Pelaksaan Ibadah Ramadahan dan Idul Fitri, Kemenag Kaltim telah menyampaikan dan memantau setiap Kabupaten/Kota terhadap pelaksanaan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 6 Tahun 2020 tanggal 6 April 2020 tentang pelaksanaan Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1441 H di Tengah Pandemi Wabah Covid-19 (zky).