H.Sofyan Noor : Pastikan Anggaran Terserap Dengan Maksimal

Selasa, 07 Juli 2020 | 11:02       Dibaca 650 kali

Koordinasi Evaluasi realisasi Pelaksanaan Anggaran Semester I Tahun 2020 Secara Daring

Samarinda_(Humaskwl), Selasa, 7/7, Sub Bagian Perencanaan, Data dan Informasi Kanwil Kemenag Prov. Kalimantan Timur menggelar kegiatan Koordinasi capaian realisasi pelaksanaan program/ kegiatan dan Anggaran semester I Tahun Anggaran 2020 yang dilakukan secara daring.

Acara diawali dengan laporan Kasubag Perencanaan, Data dan Informasi, Rudi Kartono yang melaporkan bahwa keigatan ini diikuti sebanyak 68 peserta yang terdiri dari Pejabat eselon III pada Kanwil , pejabat eselon IV pada Kanwil, Kakanmenag Kab/ Kota, Kasubag, Kepala madrasah (MTsN & MAN) , JFT dan JFU pada Sub bag Perencanaan , data dan Informasi Kanwil Kemenag Prov. Kalimantan Timur. Kegiatan digelar dengan maksud untuk mengetahui tingkat realisasi anggaran pelaksanaan program dan kegiatan pada setiap satker dan wilayah, kendala/ permasalahan yang dialami serta solusinya (selain pembangunan fisik yang realisasi menunggu waktu).

Rudi juga menambahkan bahwa dengan kegiatan ini, masing-masing satker diharapkan mampu mempersiapkan tahapan pelaksanaan program/ kegiatan dan anggaran dalam menjalani triwulan III pada semester II TA 2020.

Menurut Rudi total realisasi anggaran sampai tanggal 30 Juni 2020 ( semester I ) se Kalimantan Timur adalah Rp. 231.449.735.619 (41,69% ) masih tersisa anggaran yang belum terealisasi sebesar Rp. 323.750.073.381 (58,31 %) dari total pagu anggaran.

Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag Prov. Kaltim, H.Sofyan Noor, menekankan bahwa apa yang telah kita alami bersama sejak Maret lalu dengan adanya bencana non alam yaitu wabah corona virus disease 19 (covid 19), sangat berpengaruh terhadap pelaksanaan kegiatan yang berimbas pada anggaran, situasi ini juga merubah tatanan kehidupan dalam pemerintahan dari berbagai sektor. Kita perlu memahami dan mengambil hikmah dengan adanya anggaran yang di potong maupun yang harus di refocussing dan relokasi untuk penanganan dan pencegahan covid 19.

Pemotongan anggaran adalah kebijakan Nasional , sesuai Perpres Nomor 54 tahun 2020 tentang perubahan fostur anggaran, di mana Kementerian Agama harus di potong / dihemat sebesar RP. 2,6 trilyun secara nasional. Dengan sisa waktu efektif sekitar 5 1/2 bulan , saya berharap kepada semua untuk segera ambil strategis dalam percepatan realisasi anggaran, dengan senantiasa berpedoman pada aturan yang berlaku,. Untuk Kuasa Pengguna Anggaran masing- masing satker agar selalu memastikan serapan anggaran dengan maksimal serta memantau perkembangan serapan anggaran utamanya proyek pembangunan, agar dapat selesai tepat pada waktunya, serta memperhatikan jika ada ketentuan/ kebijakan yang dikeluarkan oleh pusat yang ditindaklanjuti oleh Kanwil, ujar H.Sofyan Noor mengakhiri arahan.(Ina)