Pesan Kakankemenag 'MGMP Harus Bisa Menjadi Wadah Meningkatkan Kompetensi Guru'

Kamis, 16 Juli 2020 | 13:23       Dibaca 160 kali

Arahan dari Kakankemenag dan foto bersama pengurus MGMP PAI SMA/SMK

Bontang (Humas)- Pengurus Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Islam jenjang SMA/SMK, Kamis (16/7) pagi tadi menggelar pertemuani di TK/PAUD Al Ikhwan Jalan Selat Selayar I Kelurahan Tanjung Laut Bontang Selatan. Acara dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang H Muhammad Isnaini didampingi Kasi Pendidikan Islam (Pendis) Sultani dan Pengawas Fungsional PAI tingkat SMP/SMA/SMK Hj Norhidayah dan Beberapa pengurus MGMP PAI. Ditengah hujan yang tengah mengguyur Kota Bontang pertemuan bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar.


Dalam keterangannya Hj Norhidayah menyebutkan agenda pertemuan kali ini adalah untuk melaporkan hasil kegiatan belajar mengajar selama masa Pandemi Covid-19 yang dilaksanakan secara daring. Selanjutnya adalah rencana untuk menyeragamkan RPP guru dikarenakan ada perbedaan antara guru yang satu dengan yang lain.


"Keaktifan data aplikasi SIAGA dan updating data EMIS akan dibahas dalam pertemuan kali ini agar kedepan bisa menghasilkan data yang benar-benar akurat. Kendala atau masalah yang masih sering dihadapi oleh guru-guru juga akan dibicarakan untuk mencari solusi yang terbaik. Terkait kepengurusan dikarenakan masa baktinya sudah selesai maka akan segera dibentuk pengurus yang baru," ujarnya.


Selanjutnya mengawali arahannya H Muhammad Isnaini mengingatkan kepada seluruh pengurus untuk tetap hati-hati dan waspada dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan dalam melakukan kegiatan apapun selama masa pandemi Covid-19. Terkait kepengurusan dirinya meminta untuk jenjang SMA dan SMK dijadikan satu mengingat jumlah gurunya yang tidak terlalu banyak sehingga bisa mempermudah komunikasi dan koordinasi yang kuat serta mempererat rasa kebersamaan.


"MGMP harus bisa menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai anggotanya. Banyaknya aplikasi yang harus dioperasikan membuat guru dituntut untuk paham terhadap Teknologi Informasi yang juga berguna dalam menciptakan inovasi pembelajaran. Kemenag akan selalu mendukung dan siap membantu jika pengurus membutuhkan dalam pelaksanaan kegiatan maupun hal lainnya," tambahnya.


Lebih lanjut terkait data, Kakankemenag meminta kepada MGMP untuk menyampaikan informasi kepada seluruh anggotanya agar selalu aktif melakukan updating secara berkala. Hal tersebut karena berakitan juga dengan penyusunan atau perencanaan anggaran yang akan datang. Terakhir kepada siapapun nantinya yang ditunjuk sebagai pengurus yang baru dirinya mengucapkan selamat dan berharap semua anggota bisa membantu meningkatkan dunia pendidikan di Kota Bontang khususnya mata pelajaran PAI. (scl)