Tingkatkan Kompetensi, 2 Guru Madrasah Bontang Ikuti PJJ

Selasa, 21 Juli 2020 | 13:51       Dibaca 159 kali

Guru MAN Bontang saat mengikuti kegiatan PJJ secara daring

Bontang (Humas) - Sebanyak 2 orang guru madrasah mulai Senin (20/07) kemarin mengikuti kegiatan Pembukaan Pelatihan Jarak Jauh (PJJ) yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin. Tercatat 1 orang guru dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bontang Rizki Amelia, dan 1 lagi berasal dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Ikhlas Bontang Supiyah, akan mengikuti kegiatan hingga 12 Juli mendatang.

Informasi dari Rizki Amelia saat dihubungi via Whatsapp Selasa (21/07) siang tadi, PJJ kali ini diselenggarakan secara virtual atau daring menggunakan aplikasi sehingga peserta tidak perlu datang ke balai diklat. "Cukup menggunakan laptop dan sambungan internet peserta sudah bisa mengikuti kegiatan seperti live chat, forum diskusi maupun saat mengupload tugas yang diberikan oleh narasumber. Kebetulan hari ini kami mendapat materi tentang pembangunan bidang agama yang disampaikan oleh Bapak H. Moh Isom," jelasnya.

Ditambahkannya lagi semua peserta wajib mengikuti kegiatan sesuai dengan jadwal yang sudah diberikan. Jam Pelajarannya juga berbeda-beda antara satu materi dengan lainnya. Ada yang dimulai dari jam 8.30 WITA hingga 10.45 dan ada juga mulai dari jam 10.30 hingga 12.45 WITA. Khusus untuk pengumpulan tugas dibari waktu hingga pukul 23.55 pada hari yang sama.

Kepala Seksi Pendidikan Islam Sultani mewakili Kakankemenag Bontang mengatakan bahwa keikutsertaan guru dalam kegiatan PJJ merupakan salah satu upaya meningkatkan kompetensinya dalam proses belajar mengajar. "Harapannya dari ilmu yang mereka dapatkan bisa membuat inovasi baru dalam pembelajaran khususnya di madrasah. Disamping itu ilmunya juga bisa berguna dengan membagikannya kepada rekan guru lainnya. Tentunya hal ini bisa turut meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah dan Kota Bontang umumnya. Ikuti kegiatan tersebut dengan baik dari awal hingga akhir serta tanyakan jika ada yang belum dimengerti kepada nara sumber," pesannya. (scl)