Ali Sampaikan Uneg-uneg Peserta PJJ Di Acara Penutupan

Kamis, 13 Agustus 2020 | 11:30       Dibaca 91 kali

Ali, sedang menyampaikan sambutan secara daring di depan laptop

Berau (Madrasah) - Pelaksanaan penutupan Pelatihan Jarak Jauh dari Balai Diklat Keagamaan Banjarmasin telah dilaksanakan, Rabu (12/8) kemarin secara virtual. Dalam acara tersebut, salah satu peserta PJJ dari guru Bahasa Inggris ditunjuk untuk mewakili sambutan para peserta yang berasal dari 4 rumpun mapel yang sedang dilaksanakan. Empat rumpun tersebut adalah guru Bahasa Inggris Madrasah Aliyah, guru TIK dan Matematika Madrasah Tsanawiyah, dan Revolusi mental dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Dalam sambutannya, selain mengucapkan ucapan syukur dan terima kasih, Ali juga menyampaikan uneg-unegnya selaku perwakilan dari peserta PJJ. Diantara uneg-unegnya adalah tidak adanya dispensasi dari lembaga agar bisa serius dalam mengikuti PJJ. Karena walaupun waktunya dibuat secara panjang, yaitu 10 hari, tetapi peserta harus melaksanakan tugas lembaga, yaitu mengajar secara online. Sehigga membuat waktu mengajar dan mengikuti PJJ bertabrakan. Begitu juga masalah jaringan yang kadang kala sering lelet dan mati lampu.

Itu adalah diantara hal-hal yang menghambat yang disampaikan kepada panitia dalam sambutan tersebut. Bahkan peserta pun, banyak yang harus begadang dalam menyelesaikan tugas-tugas secara daring.

Setelah selesai memberikan sambutan, Ali mendapatkan banyak dukungan dari sesama teman peserta dari group whatsapp. Rupanya uneg-uneg yang disampaikan cukup mewakili uneg-uneg dari peserta lainnya. Dia berharap, agar panitia bisa melakukan perbaikan buat kebaikan PJJ ke depannya. (ali0408)