Kakankemenag Temui Pengurus Ponpes dan Madin

Selasa, 15 September 2020 | 15:31       Dibaca 73 kali

Kakankemenag saat bertemu dengan beberapa pengurus Ponpes dan Madin

Bontang (Humas) - Bertempat di ruang kerjanya, Selasa (15/9) siang tadi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bontang H. Muhammad Isnaini didampingi 1 staf dari Seksi Pendidikan Islam Fatmawati bertemu dengan beberapa perwakilan pengurus Pondok Pesantren (Ponpes) dan Madrasah Diniyah (Madin). Pertemuan tersebut guna membahas pencairan dana bantuan dari Kemenag kepada beberapa Ponpes dan Madin yang ada di Kota Bontang.

Saat menyampaikan arahannya Kakankemenag meminta kepada para pengurus agar berhati-hati terhadap adanya modus penipuan dari oknum yang mengatasnamakan Kanwil Kemenag Provinsi Kaltim. "Baru-baru ini kami mendapat kabar dari salah satu Ponpes penerima bantuan bahwa ada oknum yang mengaku dari Kanwil Kemenag Kaltim bermaksud untuk membantu mempercepat proses bantuan namun dengan imbalan komisi sebesar 30%. Setelah kami telusuri diketahui bahwa oknum tersebut bukanlah dari Kanwil Kemenag Kaltim dan bermaksud untuk memanfaatkan keadaan dan mengambil keuntungan dari hal tersebut," terangnya.

"Untuk itu kami berharap kepada seluruh pengurus Ponpes dan Madin agar lebih berhati-hati terhadap modus penipuan seperti hal tersebut dan tidak mudah percaya jika ada orang yang menawarkan bantuan namun dengan imbalan komisi. Dalam hal menyalurkan bantuan Kemenag tidak akan meminta bagian atau komisi dalam bentuk apapun," pesannya.

Ditambahkannya kepada pengurus Ponpes maupun Madin yang sudah menerima SK penetapan penerima bantuan agar bisa segera melengkapi dokumen dan segala sesuatunya dalam persyaratan pencairan. "Nantinya jika bantuan sudah dicairkan jangan lupa untuk segera menyusun LPJ-nya dan disetorkan kepada kami untuk diteruskan kepada Kanwil. Terakhir segera koordinasi dengan bank tempat dicairkannya dana dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk melengkapi prosesnya," tambahnya lagi.

Terakhir dirinya juga meminta kepada pengurus khususnya operator aplikasi EMIS agar rutin melakukan updating data dikarenakan hal tersebut yang dijadikan acuan dalam menyalurkan bantuan. "Jika datanya akurat maka akan memudahkan bagi Kemenag dalam hal menyalurkan bantuan kepada Ponpes maupun Madin," tutupnya. (scl)


Baca Juga

Selasa, 15 September 2020 | 15:31

MGMP PAI Gelar Pertemuan, Kakankemenag Beri Sambutan


Selasa, 15 September 2020 | 15:31

Bidang Pakis Kanwil Verifikasi Madin Al Qomar Bontang


Berita Terpopuler

Selasa, 08 September 2020 | 09:36

Dua Siswa MAN IC Wakili Kaltim pada KSN 2020


Selasa, 08 September 2020 | 08:34

Gelaran Pekan Muharram Virtual MTsN 2 Balikpapan