MTsN 2 Balikpapan Sukses Selenggarakan PTS dengan CBT E-learning

Senin, 05 Oktober 2020 | 08:46       Dibaca 1171 kali


Balikpapan (Madrasah) – Pada semester ganjil 2020/2021 selama masa pandemi Covid-19, Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Balikpapan melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang berpedoman pada panduan kurikulum darurat yang telah diterbitkan Kemenag RI. Di pertengahan semester ini MTsN 2 Balikpapan sukses menyelenggarakan penilaian tengah semester ganjil untuk siswa kelas VII , VIII dan IX berbasis online dengan menggunakan CBT (Computer Based Test) dari tanggal 28 September 2020 sampai dengan 3 Oktober 2020 di aplikasi E-learning Madrasah, Senin (5/10).

Sri Wisnu Wiharsa, S.Pd., sebagai ketua panitia Penilaian Tengah Semester Ganjil mengatakan, “Alhamdulillah kegiatan PTS ganjil ini berjalan dengan sukses. Waktu PTS kita setting untuk beberapa hari setiap mata pelajaran agar siswa kita yang kesulitan akses internet di siang hari dapat mengikuti ujian di sore atau malam hari”.

Soal yang diberikan kepada siswa berupa pilihan ganda dan menggunakan CBT (Computer Based Test) yang ada pada menu e-learning ini bertujuan  untuk memudahkan siswa dalam mengerjakan soal. Selama pembelajaran jarak jauh guru mata pelajaran juga menginput bahan ajar di E-learning, jadi memudahkan siswa dalam aktivitas belajarnya di rumah selama masa pandemi ini, lanjut wisnu.

Selain menggunakan E-learning Madrasah, Guru MTsN 2 Balikpapan juga melaksanakan pembelajaran jarak jauh dengan menggunakan WhatsApp Grup. Guru mata pelajaran dan wali kelas membuat WA grup untuk memudahkan komunikasi dengan siswa dan juga orang tua siswa, terutama tentang permasalahan yang dialami siswa selama PJJ ini. WhatsApp grup juga digunakan guru mata pelajaran untuk menyapa dan memotivasi siswa sebelum melaksanakan pembelajaran daring. Untuk absensi dan bahan ajar siswa mengaksesnya di e-Learning MTsN 2 Balikpapan.

Abdurrahman Syafiq salah satu siswa MTsN 2 Balikpapan mengatakan di E-learning MTsN 2 Balikpapan bisa belajar seperti biasa tapi dilaksanakan secara online, dan tugas juga diberikan secara online. "Untuk PTS dengan CBT saya tidak merasa ada masalah sebab dari Penilaian Akhir Semester Genap tahun ajaran kemarin kami juga ulangannya secara online dengan CBT di E-learning Madrasah,” sambungnya.

E-learning Madrasah adalah aplikasi yang disediakan Kementerian Agama agar siswa madrasah se-Indonesia dapat melaksanakan proses belajar mengajar sehingga proses pembelajaran dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Salah fitur di E-learning Madrasah ada kelas online, dimana setiap siswa dan dewan guru memiliki akun sendiri untuk dapat masuk dan mengakses aplikasi tersebut. Terdapat enam jenis akun dalam E-learning Madrasah ini, yaitu Operator Madrasah, Guru Mata Pelajaran, Guru Bimbingan Konseling, Wali Kelas, Supervisor (Kepala Madrasah dan jajarannya), dan Siswa.

Abd Hamid, S.Ag., Kepala MTsN 2 Balikpapan mengatakan E-learning Madrasah ini sudah digunakan sejak semester genap tahun pelajaran 2019/2020 yang lalu, untuk mengawasi proses pembelajaran yang dilaksanakan guru mata pelajaran. "Saya bisa pantau melalui akun supervisor dimana Pengawas, Kepala Madrasah, dan Wakil Kurikulum mempunyai akun untuk mengaksesnya,” tutupnya. (Yn)