Monitoring, Kakanwil Lakukan Kunjungan Safari ke Dua Ponpes di Kukar

Senin, 01 Pebruari 2021 | 14:42       Dibaca 155 kali


Kukar (Humas Kanwil) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur H. Masrawan melakukan kunjungan safari ke dua pondok pesantren yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kamis (28/01). Kedua pondok pesantren tersebut adalah Pondok Pesantren Al Islam Al Arsyadi yang berlokasi di Kecamatan Samboja dan Pondok Pesantren Darul Qur’an Wattarbiyah di Kecamatan Muara Jawa Pesisir.

Turut mendampingi pada kesempatan tersebut Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS) H. Abdul Hamid dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara H. Mukhtar.

Pondok Pesantren Al Islam Al Arsyadi merupakan lokasi pertama yang dikunjungi oleh Kakanwil guna melakukan koordinasi dan sosialisasi mengenai tata kelola pondok pesantren, sebut salah satu panitia yang ikut dalam rombongan.

Hadir pula pada acara itu para pimpinan pondok pesantren dari Darul Quran Wattarbiyah, Al Hayat Al Islamiyah, Al Islam Nurul Anwar, Tarbiyatul Qur’an dan Darun Nafi’

Dalam arahannya Kakanwil ingatkan kembali bahwasannya pondok pesantren tujuannya harus mengacu kepada UU No. 18 Tahun 2019 tentang pondok pesantren.

Pertama, membentuk individu yang unggul di berbagai bidang, yang memahami dan mengamalkan nilai ajaran agamanya dan/atau menjadi ahli ilmu agama yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, berilmu, mandiri, tolong-menolong, seimbang, dan moderat. Kedua, membentuk pemahaman agama dan keberagamaan yang moderat dan cinta tanah air serta membentuk perilaku yang mendorong terciptanya kerukunan hidup beragama. Ketiga, meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang berdaya dalam memenuhi kebutuhan pendidikan warga negara kesejahteraan sosial masyarakat.

Kakanwil menambahkan, disamping menanamkan karakter yang agamis, pondok pesantren juga merupakan wadah penting guna mendidik warga negara yang cinta tanah air dan memberi kontribusi SDM untuk mengisi dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Berdasarkan alasan tersebut, tentu pemerintah melalui Kementerian Agama akan terus melakukan perhatian dan penguatan,” tandasnya.

Dijelaskan, bentuk perhatian dan bantuan pemerintah yang dimaksud adalah dalam bentuk sejumlah dana. Diantaranya, bantuan pembelajaran daring bagi 90 pesantren yang masing-masing sebesar 15 juta Rupiah, bantuan untuk Taman Pendidikan Qur’an (TPQ) di 1.893 lokasi dengan total mencapai 18,93 miliar Rupiah, dan bantuan kepada Madrasah Diniyah (Madin) di 140 lembaga dengan total 1,4 miliar Rupiah.

"Diantara bantuan tersebut telah diterima oleh pesantren-pesantren di Kabupaten Kutai kartanegara termasuk pesantren Al Arsyadi ini," sebut Kakanwil.

Lebih lanjut, Kakanwil berpesan kepada pimpinan Pondok Pesantren Al Islam Al Arsyadi KH. Saifuddin Marzuki agar memanfaatkan nama besar Ulama Syech Arsyad Al- Banjari. “Bisa menjadi icon Pondok Pesantren Al Islam Al Arsyadi untuk promosi, sehingga menjadi daya tarik bagi masyarakat,” ujarnya.

Usai acara, Kakanwil beserta jajaran langsung bertolak menuju Pondok Pesantren Darul Qur’an Wattarbiyah. Kedatangan beliau disambut langsung oleh pimpinan pondok KH. Zainal Ilmi.

Dilokasi kedua ini Kakanwil hanya meninjau progress bantuan rehab asrama. (win)