Kunjungi BPN, Kemenag Paser Koordinasikan Proses Pensertifikatan Tanah

Selasa, 23 Pebruari 2021 | 07:43       Dibaca 79 kali

Kunjungan Kerja Perjabat Kantor Kemenag Paser ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Paser, Senin (22/2/2021)

Paser (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Paser Drs. H. Abdul Khaliq, M. Pd, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Paser, Senin (22/2/2021). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala BPN yang baru Zubaidi, A. Penh, M. Si, di ruang kerjanya.

Hadir pula dalam kunjungan tersebut, Kasi PHU H. Abdurrahman, S. Sos, Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Rusmadi, S. HI, serta staf Perencana Dyah Marthaning Tyas, SE.

Selain agenda silaturahmi, dalam kunjungannya rombongan Kemenag Paser juga sekaligus melaksanakan konsultasi dan koordinasi mengenai proses hibah tanah yang telah diterima Kemenag Paser beberapa waktu lalu. Yaitu hibah asset berupa sebidang tanah eks lahan parkir BLH dari Pemerintah Daerah guna pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umroh Terpadu (PLHUT), serta hibah tanah dari Yayasan Al-Khairat guna pembangunan Madrasah Aliyah di Muara Komam.

Dalam prosesnya Kepala BPN menerangkan bahwa tanah hibah yang sudah memiliki sertifikat memiliki mekanisme yang lebih detail ketimbang hibah yang memang belum bersertifikat.

“Terkait tanah hibah yang sudah memiliki sertifikat ini, justru ada beberapa syarat dan ketentuan yang perlu dilengkapi. Berbeda halnya dengan hibah yang belum ada sertifikat, justru lebih mudah pengurusan untuk dapat diterbitkan sertifikatnya,” jelas beliau.

Dalam kesempatan tersebut, Kemenag paser melalui Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Rusmadi, S. HI, juga mengkoordinasikan proses pensertifikatan tanah milik pondok pesantren di lingkungan Kabupaten Paser yang merupakan syarat untuk mengikuti program pembangunan fasilitas sanitasi oleh Kementerian PUPR.

Kerjasama Kemenag dan kementerian PUPR berupa program pembangunan fasilitas sanitasi ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas Kesehatan di pondok pesantren khususnya di masa pandemi sekarang ini. Kemenag Paser berharap agar BPN dapat ikut serta mendukung dan mensukseskan program tersebut dengan mempercepat proses sertifikasi tanah pondok pesantren yang dimaksud.

Menanggapi hal-hal tersebut, pihak BPN menyatakan siap untuk mendukung proses sertifikasi tanah hibah maupun tanah milik Ponpes tersebut. Pun demikian, Kepala BPN juga berharap pihak satuan kerja atau pengusul dapat kooperatif memenuhi kelengkapan dan syarat yang ditentukan guna kelancaran proses pelaksanaan sertifikasi oleh pihak BPN. (bas)