Kanwil Kemenag Kaltim Hadiri Rakernas Kemenag RI 2021 Secara Virtual

Senin, 05 April 2021 | 13:46       Dibaca 35 kali

Kanwil Kemenag Kaltim Hadir dalam Rakernas Kemenag RI Tahun 2021 Secara Virtual

Samarinda (Humas Kanwil) - Kementerian Agama RI menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) 2021 mulai 5-7 April 2021 dengan mengusung tema “Percepatan Tranformasi Layanan Publik”. Kegiatan rapat yang digelar secara daring dan luring ini diikuti oleh 705 peserta.

Adapun peserta yang hadir dalam Rakernas secara visual, terdiri dari JPT Madya, JPT Pratama, Ketua Baznas, Ketua BWI, para Rektor/Ketua Pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN), Kakanwil Kementerian Agama dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, Kepala Balai Diklat dan Litbang seluruh Indonesia.

Rakernas dibuka secara langsung oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang dilaksanakan pada Senin, (5/4). Menag meminta seluruh jajarannya untuk memperbaiki niat dan mind set. Hal ini diperlukan untuk mewujudkan mandatori yang dititipkan kepada Kemenag. 

Beberapa mandatori yang dititipkan Presiden kepada Menag, antara lain: pertama, moderasi beragama dan kedua, perbaikan tata kelola organisasi. Penguatan moderasi beragama, menurut Menag, tidak hanya menjadi pekerjaan rumah Kementerian Agama, tapi seluruh bangsa Indonesia.

Hal kedua yang menjadi mandatori adalah perbaikan tata kelola organisasi. Pelayanan publik di Kementerian Agama beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk perkembangan teknologi. Menag meminta untuk jalur layanan lebih ringkas dan cepat. 

Untuk mewujudkan percepatan transformasi publik, Menag menyampaikan bahwa saat ini tengah disiapkan Situation Room dan Super AppsSituation Room digunakan untuk memantau perkembangan dan pergerakan dinamika masyarakat, baik sosial, politik, maupun keagamaan agar Kemenag bisa memberikan respons secara cepat atas apa yang terjadi di masyarakat.

Adapun Super Apps disiapkan untuk menjadi jembatan dari semua aplikasi layanan yang ada di Kementerian Agama. “Saya membayangkan, masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak perlu lari dari satu meja ke meja lain. Meski sudah ada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), secara kualitas harus ditingkatkan,” ucap Menag. 

Super Apps dan Situation Room disiapkan untuk menjawab ini semua, serta memerlukan kerjasama semua pihak,” tuturnya.

Menag meminta seluruh jajarannya untuk berperan aktif dalam mewujudkan program mandatori ini. “Saya mohon dukungannya bersama untuk mewujudkan program-program ini.” Tutupnya.

Saat Rakernas berlangsung, telah dilaksanakan pula pemberian sejumlah penghargaan kepada Satker predikat WBK, WBBM, Pelayanan Prima, dan TOP 45 Inovasi Pelayanan Terbaik Tahun 2020. (ran)

Kontributor: Maharani Ramadhanty Fitria