Simak, Ini Penetapan Zakat Fitrah dan Fidyah Wilayah Kabupaten Berau

Jumat, 09 April 2021 | 19:39       Dibaca 845 kali

Kepala Kantor Kemenag Berau Drs. H. Sulaiman memimpin Rapat Penetapan Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 1442 H/2021 M.

Berau (Humas) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau Drs. H. Sulaiman memimpin rapat Penetapan Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 1442 H/2021 M yang dihadiri oleh Ketua Pengadilan Agama Tanjung Redeb Ahmad Rifai, Ketua MUI Kab. Berau yang juga Ketua Pokjaluh Dr. H. Syarifuddin, M. Pd., Kepala Seksi Bimas Islam Misbahul Ulum, M. Pd., Kepala Penyelenggara Zakat Wakaf H. Salim, S. Ag., beserta tokoh agama lainnya di Aula Kemenag Berau Jumat (09/04).

Mengawali sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau menyampaikan bahwa sama seperti tahun yang lalu, kita dibolehkan melaksanakan ibadah pada bulan suci ramadhan seperti salat tarawih berjamaah, tadarus Al-Qur’an dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

“Penetapan kadar zakat fitrah dan fidyah tahun 1442 H suasananya masih sama dengan tahun sebelumnya, kita juga mengalami musibah Covid-19 yang sekarang masih ada walaupun sudah berkurang, yang dampaknya sangat dirasakan terutama perekonomian pada Kabupaten Berau ini, namun kita tetap waspada, jangan lengah, jangan lalai akan penyebarannya virus tersebut. Mudah-mudahan gambaran tahun yang lalu, kita juga merasakan ekonomi masyarakat akibat pandemi,” sambung H. Sulaiman.

Zakat fitrah adalah kewajiban bagi setiap muslim yang memiliki kelebihan nafkah keluarga untuk dirinya atau yang menjadi tanggungannya, berupa makanan pokok sesuai dengan yang dikonsumsi oleh masing-masing keluarga sehari-hari sebanyak 2,5 kilogram beras setiap jiwa. Untuk menentukan kadar zakat fitrah dan fidyah di bulan suci Ramadhan 1442 H/2021 M bagi wilayah Kabupaten Berau dipandang perlu adanya penetapan dari Kepala Kantor Kemenag Kab. Berau.

Hasil rapat tentang Penetapan Kadar Zakat Fitrah dan Fidyah Tahun 1442 H/2021 M untuk Wilayah Kabupaten Berau adalah sesuai kualitas beras yang dikonsumsi sehari-hari dan apabila dinilai dengan uang adalah sebagai berikut, Kategori tertinggi sebesar Rp 39.000,-, kategori sedang sebesar Rp 30.000,-, sedangkat kategori terendah sebesar Rp 25.000,-.

Sedangkan kadar fidyah ditetapkan sebesar 6 ons beras per hari/jiwa, belum termasuk lauk pauk, yang jika dibayar dengan uang senilai Rp 25.000,- perhari/ jiwa. (MA)

Kontributor: Humas Kankemenag Kab. Berau
Editor: Windy Adi Rumawan