Mendung Menghalangi Rukyatul Hilal di Kota Samarinda

Selasa, 13 April 2021 | 08:15       Dibaca 132 kali


Samarinda (Humas-Kemenag) - Kota Samarinda menjadi salah satu daerah yang melakukan Sidang Rukiyatul Hilal 1442 H. untuk memantau apakah hilal, atau bulan sabit muda sudah terlihat pada Senin, 12/04.

Hasilnya, ketinggian hilal di Samarinda, terlihat pada 3,99 derajat. Menurut Kabid Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kaltim, H. Samudi, berdasarkan kesepakatan yang ada, ketinggian hilal diatas 3 derajat bisa menandai di mulainya bulan Ramadan. Kegiatan langsung dilakukan dibawah koordinir  Kanwil Kementrian Agama Prov. Kaltim dan Kemenag Kota Samarinda  yang diadakan di Menara Asmaul Husna Masjid Islamic Center Provinsi Kalimantan Timur pada pukul 17.00. Hadir berbagai elemen masyarakat dalam pemantauan ini, seperti dari BMKG, Pengadilan Tinggi Agama, Pengadilan Agama Samarinda, MUI, NU, Muhammadiyah Prov. Kaltim dan Kota Samarinda, Plt. Kepala Kemenag Samarinda dan Kepala Kemenag Kab. Kutai Kartanegara.

Dari  pemantauan Rukyatul Hilal, hasilnya di Kota Samarinda ini adalah hilal tidak tampak dikarenakan mendung yang menghalangi. "Hasil pemantauan hilal di sini adalah tidak tampak, tapi kita jangan gegabah dalam mengambil keputusan, kita menunggu hasil pemantauan Rukyatul Hilal dari kota - kota lain yang akan dikumpulkan hasilnya di Kementrian Agama pusat, dan menunggu keputusan Sidang Isbat. Agar pelaksanaan Ramadhan 1442 Hijriah ini dilaksanakan dengan damai dan tentram sampai Hari Raya Idul Fitri nanti," ucap Plt. Kepala Sub. Bagian Tata Usaha Kementerian Agama Samarinda H. Muh. Syahrir, sesaat sebelum malamnya diumumkan resmi hasil siding isbat.

Muh. Syahrir, menghimbau agar pelaksanaan bulan Ramadhan ini dilaksanakan dengan sederhana dan tidak dilakukan dengan berlebihan, sesuai Surat Edaran Menteri Agama RI.No. 04 Tahun 2021 dan menjaga kesehatan. (HAN)

Kontributor: Humas Kankemenag Samarinda

Editor: Maharani Ramadhanty Fitria