Kankemenag Memberikan Kultum di Masjid Agung Penajam

Jumat, 30 April 2021 | 04:02       Dibaca 58 kali


Penajam Paser Utara (Humas) -  Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara mengisi kuliah tujuh menit (kultum) usai menunaikan Shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Agung Al Ikhlas, Kamis (29/04/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Kakan Kemenag PPU membagikan Enam hal Meraih Surga menurut Ali bin Abi Thalib RA. Yang pertama adalah mengenali Allah SWT bahwa Dialah penciptanya, menghidupkannya, dan mematikannya, lalu menaati-Nya atau melaksanakan semua perintah-Nya.

Kedua, mengenali setan bahwa dia lah musuhnya, lalu mendurhakainya atau tidak menuruti perintah Allah. perkara yang ketiga adalah mengenali akhirat bahwa ia tempat yang kekal, untuk itu berusahalah mendapatkannya dengan menyiapkan bekal untuknya”.

Keempat, mengenali dunia bahwa ia fana dan merupakan tempat yang akan segera lenyap. Kemudian, menolak dunia atau meninggalkannya dan tidak mengambilnya kecuali sebatas yang diperlukan sebagai bekal akhirat nanti.

Kelima, mengenali hal yang haq atau yang benar dalam hukum, lalu mengikutinya dan mengamalkannya. Sedangkan yang terakhir atau keenam adalah mengenali yang batil bahwa itu tidak baik, lalu menjauhinya dan tidak melakukannya.

Diujung tausiyah singkat ini, Drs. H. Maslekhan berharap semoga kita semua adalah orang-orang yang bisa memiliki Enam Perkara tersebut. “kalau enam hal ini ada pada diri kita, Surga tak perlu dicari dan Neraka tak perlu dhindari” tutup Maslekhan. Beliau juga mengatakan bahwa, sejatinya bulan Ramadhan merupakan momentum untuk perubahan diri ke arah yang lebih baik lagi. Penggemblengan selama 30 hari sepatutnya dijadikan titik awal perubahan dalam hidup, untuk menjadi pribadi muslim yang lebih baik.

Dalam kultumnya, Kakan Kemenag pun mengingatkan bahwa Allah SWT tidak pernah membedakan hambanya. Apakah hamba itu kaya atau miskin, punya jabatan atau tidak punya jabatan, yang membedakan hanyalah tingkat keimanan dan ketakwaan.

"untuk itu, marilah kita meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah. Karena, status kita disisi Allah hanya ditentukan dengan tingkat ketakwaan kita ,"ujarnya menutup Kultum siang kemaren. (Daas/Yan) 

Kontributor : Daas/Yan 

Editor : Ruhainah