Kemenag PPU Menghadiri Rapat Koordinasi Ops. Ketupat Mahakam 2021

Jumat, 30 April 2021 | 14:53       Dibaca 73 kali


Penajam Paser Utara (Humas)- Sehubungan dengan Surat dari Kapolda Kaltim Nomor : STR/175/IV/OPS.1.1./2021 tanggal 20 April 2021 tentang Direktif Pelaksanaan Operasi Ketupat Mahakam 2021, Kepolisian Resor Penajam Paser Utara menggelar Rapat Koordinasi Forkopimda pada Jumat Pagi (30/4) di Ruang Catur Prasetya Polres Kab. PPU.

Selain dari Kankemenag, Rapat Koordinasi pagi tadi juga dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Kesehatan, BPBD, Dandim 0913, Asisten I, Disbudpar, Dishub, Dinsos, Kasatpol PP dan beberapa instansi terkait lainnya.

Dalam sambutannya Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat PPU, H. Sodikin mengatakan bahwa pemerintah daerah akan membuat beberapa Posko Pengendalian Penyebaran Covid-19 menjelang dan sesudah Lebaran Idul Fitri 1442 H, “nantinya kita akan membuat posko pengetatan di beberapa perbatasan daerah, karena PPU merupakan daerah perlintasan,  jadi kita harus lebih siaga dan kami juga membutuhkan sinergitas dari seluruh lapisan elemen masyarakat PPU untuk bekerjasama dalam menangani Covid 19 diwaktu  Lebaran nanti ” tegasnya.

Dalam kesempatan ini pula, Letkol Inf Dharmawan Setyo Nugroho, S.IP selaku Komandan Distrik Militer 0913 PPU menyatakan perlunya Edukasi dan Sosisalisasi pemahaman penanganan Covid -19 agar tumbuh rasa kesadaran dari setiap individu dalam menjalankan prokes.

“saya selaku Dandim 0913 PPU, menyatakan bahwa Kodim, Polisi Militer, dan para Raider Kompi siap membackup dan bersinergi di Operasi Ketupat Mahakam 2021” tutupnya.

Kemudian sambutan terakhir diberikan kepada Kapolres PPU, AKBP Hendrik Hermawan S.IK. Beliau meghimbau untuk tetap mentaati prokes selama lebaran nanti, “dengan kondisi seperti ini, mungkin takbiran nanti lebih baik jika dilakukan hanya didalam masjid/mushola saja daripada konvoi dijalan. Mari, rapatkan barisan bersama menjaga kondusifitas daerah kita” ajaknya.

Menanggapi arahan-arahan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Penajam Paser Utara mengatakan telah meneruskan Surat Edaran dari Menteri Agama Republik Indonesia terkait hal tersebut kepada seluruh pengurus Masjid/Mushola yang ada di Kab. PPU. Drs.H. Maslekhan mengatakan bahwa “sejak awal Menag sudah mengeluarkan Surat Edaran No. 3 Tahun 2021 kemudian direvisi menjadi Surat Edaran No. 4 tahun 2021, surat itu sudah kita teruskan ke seluruh pengurus rumah ibadah yaitu Masjid/Mushola tentang pelaksanaan Ibadah Terawih, Tadarus hingga pelaksaan Sholat Idul Fitri dalam masa pandemi ini” tutur beliau. (Daas/Yan) 

Kontributor : Daas/Yan 

Editor : Ruhainah