Kemenag Paser: Pelarangan Mudik Harus Ada Koordinasi yang Intensif

Senin, 03 Mei 2021 | 14:16       Dibaca 49 kali

Kementerian Agama Kabupaten Paser menghadiri Rapat Koordinasi bersama Forkopimda Kabupaten Paser yang dipimpin langsung MENDAGRI melalui Vidio Confere

Paser (Humas) – Menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat terkait kebijakan pelarangan perjalanan mudik dalam rangkaian Hari Raya Idul Fitri 1442 H guna menekan kasus penularaan virus Covid-19, Kementerian Agama Kabupaten Paser mengikuti rapat koordinasi secara virtual bersama Polres Paser, lembaga dan instansi lainnya yang tergabung dalam Forkopimda Kabupaten Paser berdasarkan undangan dari Kementerian Dalam Negeri, Senin (03/05).

Bertempat di ruang Vicon Polres Paser, kegiatan ini diawali pemaparan materi oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia. Dalam pemaparan tersebut disampaikan bahwasanya sekitar 20 juta orang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 di seluruh penjuru Indonesia dan 11% diantaranya dilaksanakan bagi kelompok lansia. Bahkan program vaksinasi akan terus berjalan dan ditargetkan pada bulan Juni dan Juli yang akan datang angka penerima vaksinasi sudah mencapai 70% dari total masyarakat Indonesia. Secara khusus beliau berharap agar petugas kesehatan dapat memprioritaskan perawatan para nakes yang terpapar virus Covid-19. Selain itu, Mendagri juga menyinggung pelaksanaan program PPKM Mikro yang telah diarahkan terselenggara di setiap daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota hingga ke pelosok-pelosok desa.

Sementara itu, Menteri Agama RI dalam arahannya menghimbau kepada semua pihak agar dapat bekerja sama dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Ada beberapa hal yang menurutnya penting, yakni mengantisipasi kegiatan pada malam 1 Syawal (malam takbiran), anjuran dan arahan pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1442 H di rumah bagi daerah zona merah dan arahan bagi Penyuluh Agama untuk dapat mensosialisasikan pelaksanaan protokol kesehatan dalam setiap rangkaian ibadah.

Rapat Koordinasi yang dimulai pada pukul 09.30 Wita melalui sarana video conference ini juga diisi dengan pemaparan kontribusi dan strategi beberapa menteri, seperti Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Panglima TNI, Jaksa Agung dan Kepala BIN dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri dan juga arus mudik tahun 2021.

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Paser sendiri menugaskan Penyuluh Agama Islam H. Ramlan, S. Pd. I, untuk hadir mewakili Kepala Kantor yang berhalangan hadir. Menurutnya pemaparan materi dari beberapa menteri ini sudah sangat baik apalagi dalam upaya penegakan disiplin kesehatan dan penanganan Covid-19, namun tentu mesti terus ada koordinasi yang intensif antara kementerian, lembaga dan instansi, pimpinan daerah dan unsur-unsur lainnya.

“Materi yang disampaikan dalam Vicon dari beberapa menteri dan kepala lembaga yang lain ini cukup baik, apalagi tujuannya adalah penanganan dan untuk menegakkan prokes, namun hal ini mesti didukung dengan koordinasi yang intensif dari setiap lembaga dan instansi kepada kepala daerah setempat agar dapat sampai ke masyarakat,” jelasnya. (bas)

Kontributor: Humas Kankemenag Paser
Editor : Windy Adi Rumawan