Kemenag Berau Ikuti Rapat Pembahasan Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1442 H/2021 M

Senin, 19 Juli 2021 | 22:19       Dibaca 26 kali

Rapat Pembahasan Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1442 H/2021 M yang dipimpin oleh Sekda Berau Ir. M. Gazali, S.IP.MM.

Berau (Humas) – Kasubag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Berau H. Rahman Duka, M. Pd., menghadiri rapat pembahasan terkait ibadah Idul Adha yang dipimpin oleh Sekda Berau Ir. M. Gazali S.IP. MM. Kegiayan itu juga dihadiri oleh Plt. Asisten I Hendratno, Kadis Kesehatan, BPBD, FKUB, Dewan Masjid, Baznas Berau serta Ormas NU dan Muhammadiyah di ruang Rapat Kakaban Setda Berau, Senin (19/07).

Kabupaten Berau sebagai daerah yang terdaftar dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Indonesia membuat Pemerintah Kabupaten Berau resmi meniadakan Shalat Idul Adha 1442 H/2021 M, baik itu di masjid maupun di tempat terbuka. Seluruh peserta rapat semua setuju dan mendukung langkah program pemerintah dalam menekan lajunya penyebaran virus Covid-19.

Terkait dengan SE Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Shalat Idul Adha dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban Tahun 1442 H/2021 M di Wilayah PPKM Darurat, yang di dalamnya meniadakan kegiatan khususnya untuk shalat Idul Adha.

“Masyarakat dihimbau untuk melaksanakan shalat Idul Adha di rumah saja, dan untuk malam takbiran juga ditiadakan. Terkait dengan penyembelihan hewan qurban, tetap bisa dilaksanakan dengan ketentuan yang pertama adalah hewan hanya disembelih di Rumah Potong Hewan (RPH). Akan tetati RPH tidak mampu menampung seluruh hewan maka dapat di tempat lain yang sesuai dengan SE Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021,” ucap H. Rahman Duka.

H. Rahman Duka menambahkan, bahwa saat pembagian diharapkan agar selalu memperhatikan protokol kesehatan dan diharapkan kepada panitia untuk membagikan daging secara langsung ke rumah-rumah warga yang berhak menerimanya, sehingga tidak terjadi kerumunan massa. (ma)

Kontributor : Humas Kankemenag Berau
Editor : Windy Adi Rumawan