Kemenag Kaltim Gelar Doa Bersama sebagai Ikhtiar Batin untuk Keselamatan Bangsa

Rabu, 21 Juli 2021 | 09:46       Dibaca 184 kali


Samarinda (Humas Kanwil) – Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan tokoh lintas agama mengadakan kegiatan Doa Bersama Kaltim 2021 secara virtual. Mengangkat tema Dari Kaltim untuk Kesehatan dan Keselamatan Bangsa, Kegiatan dilaksanakan di aula gedung Kanwil lantai 2, Jalan Basuki Rahmat Nomor 42, Kota Samarinda, Senin (19/07).

Kegiatan doa bersama ini merupakan salah satu himbauan dari Presiden Jokowi untuk menjadikan Pray From Home (PFH) sebagai gerakan nasional sekaligus sebagai usaha yang serius dan sungguh-sungguh dari semua warga negara untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Hadir dalam kegiatan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Timur Masrawan beserta seluruh pegawai Kementerian Agama se Kalimantan Timur, Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, Ketua FKUB Kalimantan Timur Asmuni Alie, dan para tokoh lintas agama Kalimantan Timur.

Dari ruang kerjanya, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan, doa ini dilakukan sebagai ikhtiar batin agar pandemi Covid-19 segera berakhir. “Doa merupakan senjata kita selaku orang beriman. Bencana yang datang sejatinya menyadarkan manusia agar mawas diri,” sebutnya.

Ia juga menghimbau kepada semua pihak untuk tidak saling menyalahkan, karena dampak Covid-19 yang tidak hanya kematian dan kesehatan melainkan juga dalam bidang ekonomi membuat situasi menjadi serba tidak menentu dan sulit.

Sementara Masrawan mengatakan, pihaknya berkeinginan mengajak seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing. “Dimana pun kita terus waspada dan berupaya menjaga diri dan keluarga dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” ucapnya

Asmuni Alie juga mengatakan, bencana ini terus membangkitkan kepedulian dan rasa kemanusiaan bangsa dalam menghadapi pandemi global. “Kita sangat optimis pandemi akan berlalu, doa-doa yang dipanjatkan masyarakat Indonesia semakin meneguhkan optimisme ini,” sebutnya.

Pada akhir acara, doa bersama secara bergantian dipanjatkan oleh para tokoh lintas agama baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. (win)

Kontributor : Windy Adi Rumawan
Editor : -